
Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof. Ali Muktiyanto (dua dari kiri) usai memimpin prosesi wisuda di Tangerang Selatan. (Dok. UT)
JawaPos.com - Universitas Terbuka (UT) menegaskan komitmen dan peran strategis dalam menyediakan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Tanpa memandang batasan usia, status sosial, maupun latar belakang profesi.
Wajah inklusivitas tersebut tercermin nyata dalam gelaran Wisuda UT Tahun Akademik 2025/2026 Genap Wilayah 2 di Tangerang Selatan. Sekitar 1.500 wisudawan dari 13 UT Daerah hadir dalam kesempatan tersebut.
Rektor UT Prof Ali Muktiyanto menyampaikan, kehadiran berbagai tokoh masyarakat dan publik figur dalam barisan wisudawan menjadi bukti sahih perjuangan UT dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia secara nasional.
"Kita ingin menyatakan betul bahwa UT memang berkomitmen untuk ikut sama-sama berjuang meningkatkan kualitas diri bangsa kita. Hanya bangsa yang berpendidikan yang bisa meraih cita-cita menjadi negara yang maju, dan tidak ada sejarahnya negara maju itu tidak dipelopori oleh kaum terpelajar," kata Ali Muktiyanto dilansir dari Antara.
Prof Ali memaparkan, UT hadir sebagai solusi konkret yang disiapkan oleh negara bagi lebih dari 1,2 juta lulusan sekolah menengah yang setiap tahunnya tidak tertampung di perguruan tinggi negeri maupun swasta konvensional.
Melalui sistem pembelajaran terbuka, masyarakat diberikan ruang untuk meningkatkan kualifikasi dari jenjang sarjana hingga doktoral. Sekaligus memperbarui kompetensi (reskilling dan upskilling).
Untuk memastikan relevansi lulusan dengan kebutuhan zaman, UT juga telah merombak sistem pendidikannya dengan mengadopsi Outcome Based Education (OBE). "Artinya, ini betul-betul diharapkan links dengan kebutuhan masyarakat tidak hanya sekedar link dengan dudika (dunia usaha, industri, dan kerja) tapi kebutuhan masyarakat," ucap Ali Muktiyanto.
Ali Muktiyanto mengaku terharu sekaligus bangga dengan prestasi lulusannya. Di antaranya banyak mahasiswanya yang lulus dengan IPK 4,0 alias sempurna. Dia yakin para mahasiswa tersebut mampu bersaing di tengah masyarakat.
"Ada mahasiswa yang lulus dengan IPK 4,0 ini membuat saya bangga," tutur Ali Muktiyanto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022