
Ilustrasi beasiswa LPDP. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mendorong agar pendanaan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) diprioritaskan bagi para dosen yang ingin melanjutkan studi doktor (Ph.D.) di luar negeri. Menurutnya, langkah tersebut akan memberikan dampak berlipat bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
"Kalau dari kami, kami sangat mendorong bahwa dana dari LPDP ini diberikan kepada para dosen-dosen kita untuk melanjutkan PhD. Karena kenapa? Dosen-dosen kita ini pasti kembali dan mereka akan membawa multiplier effect yang banyak," ujar Stella di kantor Kemenkes, Rabu (8/7).
Stella mengatakan, dosen yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan doktor di perguruan tinggi terbaik dunia diyakini akan kembali ke Indonesia dan membawa pengetahuan, jejaring, serta pengalaman yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di tanah air.
Baca Juga:Adhyaksa Kalteng FC Dikabarkan Incar Leo Lelis, Eks Bek Persebaya Berpeluang Tetap Bermain di Liga 1
Ia menjelaskan, banyak negara berhasil meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui investasi besar dalam pengembangan sumber daya manusia. Salah satu contohnya adalah Tiongkok yang dalam kurun sekitar 30 tahun mampu melesat dari sisi kualitas perguruan tinggi.
Menurut Stella, berdasarkan berbagai data yang dipelajari, salah satu faktor pendorong kemajuan Tiongkok adalah kebijakan mengirim talenta-talenta terbaiknya untuk belajar di perguruan tinggi terbaik dunia.
"Kita bisa melihat contohnya. Kenapa di Tiongkok dalam jangka waktu sekitar 30 tahun bisa begitu melesat majunya. Salah satunya, berdasarkan data yang kita pelajari, mereka mempunyai program besar-besaran mengirimkan talenta terbaiknya ke perguruan tinggi terbaik dunia," katanya.
Selain Tiongkok, Stella juga menyinggung India sebagai contoh negara yang berhasil menghasilkan sumber daya manusia berkelas dunia. Ia mencontohkan CEO Microsoft, Satya Nadella, yang berasal dari India.
Untuk mendukung peningkatan kualitas dosen, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga terus membangun kerja sama dengan berbagai universitas terkemuka melalui program PhD Liaison.
Stella mengungkapkan, pihaknya baru menjalin kerja sama dengan Khalifa University serta University College London (UCL), khususnya melalui fakultas pendidikan yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk membuka kesempatan bagi dosen-dosen pendidikan di Indonesia agar dapat menempuh program magister maupun doktor di University College London.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
