
Tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan koordinasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Senayan, Jakarta Pusat. (ig: @badangizinasional)
JawaPos.com - Tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan koordinasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Senayan, Jakarta Pusat.
Persamuhan bersama Mendikdasmen membahas penyelarasan data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan negara yang mengurus gizi anak sekolah serta ibu hamil dan balita ini akan mengoptimalkan pemanfaatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai instrumen utama dalam langkah refocusing penerima manfaat.
"Melalui data by name by address yang akurat, BGN tengah menyusun skenario penyaluran yang lebih tepat sasaran, termasuk menghitung ulang kepesertaan bagi siswa dari kalangan mampu demi efisiensi anggaran negara," tulis keterangan resmi BGN, dikutip melalui instagram @badangizinasional, Kamis (2/7).
Inisiatif ini disambut baik oleh Abdul Mu'ti. Dia bilang kementeriannya mendukung penuh langkah penataan ini untuk mengembalikan tujuan dasar Program MBG itu sendiri.
"Mendikdasmen menyambut baik dan mendukung penuh langkah penataan ini sebagai komitmen bersama untuk mengembalikan Program MBG pada tujuan mulianya, yaitu memberikan bantuan gizi bagi peserta didik yang benar-benar membutuhkan," ungkapnya.
Sebelumnya, recofusing penerima manfaat menjadi salah satu fokus usai pergantian pimpinan baru BGN. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka efisiensi anggaran.
Dalam konferensi pers pada Kamis (18/6) lalu, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, pihaknya telah mencoret sebanyak 76 sekolah di Pulau Jawa dari daftar penerima MBG. Angka itu disebut masih akan bertambah.
"Sampai per hari ini 76 sekolah di Pulau Jawa dengan jumlah penerima manfaat 39.352 siswa itu juga akan kami efisienkan dengan memfokuskan nantinya anggaran yang tadinya untuk di situ, kita akan memfokuskan untuk program MBG kepada anak-anak yang memerlukan intervensi pemenuhan gizi," kata dia.
Lebih lanjut, BGN akan mengalihkan distribusi MBG dari sekolah-sekolah tersebut ke sekolah lainnya, termasuk yang berada di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Selain itu, pihaknya juga akan memprioritaskan kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) dalam pendistribusian MBG.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Lens vs Sporting Lisbon di Liga Champions: Kedua Tim Incar Kemenangan Beruntun
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Al Sadd vs Al Hilal: The Blue Waves Siap Menang Tipis di Doha
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Lille: Gabriel Magalhaes Tetap Andalan Lini Belakang The Gunners

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022