
Ilustrasi AI. (Pinterest)
Capaian tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat adopsi AI tertinggi di antara 15 negara yang menjadi objek survei.
Meski penggunaan teknologi ini semakin luas, muncul perhatian baru dari kalangan orang tua. Fokus kekhawatiran mereka bukan lagi pada penggunaan AI itu sendiri, melainkan pada dampaknya terhadap kemampuan berpikir mandiri mahasiswa.
Banyak orang tua mulai mempertanyakan apakah ketergantungan terhadap AI dapat mengurangi kemampuan anak dalam menganalisis, mengeksplorasi ide, dan memecahkan masalah secara mandiri.
Kondisi tersebut membuat pendekatan perguruan tinggi terhadap AI menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi.
Selain fasilitas dan teknologi yang tersedia, orang tua kini menaruh perhatian pada bagaimana kampus mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dunia kerja yang dipicu oleh perkembangan AI.
Selaras dengan ini, Binus University dengan Digital Transformation & AI Experience Ecosystem mengungkap bahwa AI tidak hanya digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan teknologi yang tepat, etis, dan bertanggung jawab.
Rektor Binus University, Nelly, menilai perkembangan AI menuntut perguruan tinggi untuk melampaui sekadar pengajaran teknologi.
Menurutnya, kampus juga harus memastikan mahasiswa tetap memiliki kemampuan berpikir kritis dan memahami konteks penggunaan teknologi secara relevan.
“Memahami perkembangan AI saat ini, selalu berkomitmen mendampingi mahasiswa agar mampu memanfaatkan AI secara produktif tanpa kehilangan kemampuan berpikir, kreativitas, dan daya analitis mereka," jelas Nelly.
Kekhawatiran orang tua terkait AI juga tercermin dalam sejumlah survei internasional. Survei EdChoice 2025 mencatat 65 persen orang tua mendukung kampus untuk mengajarkan penggunaan AI secara bijak kepada mahasiswa.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
