
Rektor ITS Bambang Pramujati saat meninjau langsung pelaksanaan UTBK di Departemen Desain Interior ITS. (Humas ITS).
JawaPos.com - Mimpi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian bisa sirna sekejap hanya karena salah langkah. Banyak peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) setiap tahunnya terjebak dalam pola belajar yang tidak efektif, sehingga hasil ujiannya tidak maksimal.
UTBK-SNBT bukan sekadar adu pintar, melainkan adu strategi dan ketahanan mental. Sayangnya, masih banyak siswa yang hanya fokus melahap materi tanpa memahami teknis dan taktik yang benar. Dikutip dari berbagai sumber, berikut cara agar peluangmu lolos seleksi UTBK dan SNBT semakin besar. Serta pastikan kamu menghindari "lubang hitam" dalam persiapan ujian berikut ini.
1. Hanya Menghafal, Bukan Memahami Konsep
Soal UTBK didesain menggunakan tipe soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Artinya, kamu dituntut untuk berpikir kritis, bukan sekadar mengingat rumus.
Salah satu kesalahan fatal adalah hanya mengandalkan hafalan. Padahal, pemahaman konsep yang kuat adalah kunci utama. Ubah cara belajarmu sekarang; fokuslah pada "mengapa" dan "bagaimana" sebuah soal bisa dipecahkan.
2. Terjebak Strategi Belajar yang Salah
Bingung mulai belajar dari mana sering kali berujung pada pemilihan strategi yang keliru. Banyak peserta hanya melahap soal tahun lalu tanpa memahami dasar teorinya.
“Banyak banget materinya, harus mulai belajar UTBK dari mana ya?”
Kalimat tersebut sering terlontar dari peserta yang merasa kewalahan. Tipsnya, mulailah dengan memetakan kemampuan diri. Mana materi yang sudah dikuasai dan mana yang belum.
3. Belajar "SKS" Setelah Pengumuman SNBP
Terlalu yakin bakal lolos jalur rapor (SNBP) bisa menjadi bumerang. Ingat, kuota SNBP sangat terbatas, biasanya hanya minimal 20 persen. Untuk itu, jangan pernah terapkan konsep belajar hanya mendekati ujian atau yang populer disebut "Sistem Kebut Selamalam" alias SKS.
Jika kamu baru mulai belajar UTBK setelah pengumuman SNBP keluar, waktu persiapanmu akan sangat mepet.
4. Manajemen Waktu yang Berantakan
Banyak peserta gagal bukan karena tidak bisa menjawab, tapi karena kehabisan waktu. Terlalu terpaku pada satu soal sulit di awal ujian akan membuatmu kehilangan poin mudah di bagian akhir. Strategi waktu sama pentingnya dengan penguasaan materi.
5. Meremehkan Lokasi Pusat Ujian
Kesalahan konyol seperti salah memilih lokasi ujian sering diremehkan. Jarak yang terlalu jauh dari rumah bisa memicu kelelahan fisik sebelum perang dimulai. Pertimbangkan akses transportasi dan kondisi lalu lintas agar kamu tidak datang dalam keadaan stres.
6. Kurang Latihan Tipe Soal Terkini
Membaca materi saja tidak cukup. UTBK memiliki karakter soal yang khas dan menuntut penalaran tinggi. Tanpa latihan rutin, kamu akan kesulitan beradaptasi dengan pola soal yang kompleks dan variatif di bawah tekanan waktu.
7. Mengabaikan Aturan Teknis Pelaksanaan
Banyak peserta datang ke lokasi tanpa membaca ketentuan resmi. Ketidaktahuan soal dokumen wajib atau larangan membawa barang tertentu bisa berujung fatal, bahkan diskualifikasi. Memahami aturan teknis bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari kesiapan mental.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
