
Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Cilacap. (Dok: BKHM Kemendikdasmen)
JawaPos.com - Keberlanjutan dan kelancaran implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian pemerintah. Sejumlah kunjungan ke sekolah untuk memastikan MBG berjalan dengan baik dan terus dilakukan.
Pada Selasa (9/9) contohnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengunjungi SMAN 2 Cilacap, Jawa Tengah untuk meninjau salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Dalam kunjungan itu, dia menekankan pentingnya MBG sebagai bentuk perhatian pemerintah pada gizi dan kesehatan anak-anak Indonesia. Dengan gizi yang baik, diharapkan peserta didik mampu belajar dengan lebih fokus, sehat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Kekuatan sebuah bangsa juga ditentukan oleh makanan yang dikonsumsi warganya. Dengan MBG, anak-anak bisa belajar lebih sehat, lebih fokus, dan tumbuh dengan gizi yang merata tanpa membeda-bedakan latar belakang ekonomi keluarga,” tuturnya dalam keterangan resminya Rabu (10/9).
Selain meninjau MBG, Mendikdasmen juga menyempatkan diri mengunjungi SMPN 5 Cilacap yang melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dalam kesempatan itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu itu berpesan pada para murid agar tidak menyepelekan kebiasaan-kebiasaan kecil dalam keseharian. Sebab, bisa jadi kebiasaan-kebiasaan tersebut merupakan fondasi penting untuk meraih cita-cita. Mulai dari bangun pagi, rajin beribadah, berolahraga, menjaga pola makan sehat, hingga gemar belajar.
“Kebiasaan sederhana itu akan menjadi bekal kalian untuk masa depan. Kalau menghadapi kesulitan, jangan menyerah. Kalau sekeliling terasa gelap, jangan meratapinya, tetapi nyalakanlah lampu. Artinya, hadapi tantangan dengan solusi, bukan keluhan,” paparnya.
Tak hanya itu, Mu’ti juga meminta agar para murid berani bermimpi besar. Karena, mereka nantinya yang akan menjadi pemimpin masa depan bangsa. “Indonesia bisa menjadi negara yang hebat kalau memiliki generasi yang hebat. Generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara emosional, spiritual, dan moral. Karena itu, bercita-citalah setinggi mungkin, jangan pernah takut bermimpi besar,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Satrio, menilai program MBG memberi manfaat langsung di lapangan. Menurutnya, kini, anak-anak lebih bersemangat belajar karena kebutuhan gizinya terpenuhi. “MBG juga membantu mengurangi kesenjangan antar siswa, karena semua mendapat makanan bergizi yang sama, tanpa terkecuali,” ujarnya.
Senada, Kepala SMAN 2 Cilacap, Masripah, mengungkapkan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada gizi anak tetapi berefek pada pihak keluarga. “MBG membentuk disiplin dan tanggung jawab siswa. Selain itu, juga meringankan beban orang tua,” ungkapnya. (mia)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
