Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Agustus 2025 | 00.08 WIB

Baru 10,2 Persen Penduduk Usia di Atas 15 Tahun Mengenyam Pendidikan di Perguruan Tinggi

Beasiswa Bakti Prestasi 2025. (Istimewa) - Image

Beasiswa Bakti Prestasi 2025. (Istimewa)

JawaPos.com — Disparitas ekonomi yang masih lebar di Indonesia membuat akses pendidikan tinggi berkualitas menjadi tantangan utama bagi para pelajar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, hanya sekitar 10,2 persen penduduk usia di atas 15 tahun telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. 

Kontrasnya terlihat dari Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi yang pada 2023 hanya mencapai 31,45 persen, artinya hanya sepertiga dari generasi usia kuliah yang memiliki akses ke pendidikan tinggi.

Melihat negara Indonesia yang sangat besar dan majemuk, pendidikan menjadi kunci untuk menjembatani perbedaan sekaligus membentuk masyarakat yang inklusif dan toleran. Menjawab urgensi tersebut, Yayasan Prasetiya Mulya berkomitmen menjadi solusi nyata untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan melalui Beasiswa Bakti Prestasi. 

"Kami tidak ingin talenta terbaik bangsa tertinggal hanya karena keterbatasan akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas, terutama dalam bidang technopreneurship. Karena itu, kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siswa-siswi SMA Negeri berprestasi untuk bergabung dalam program yang dirancang khusus bagi mereka yang berprestasi di tingkat olimpiade sains dan kompetisi setara lainnya," kata perwakilan Universitas Prasetiya Mulya, Fathony Rahman, dikutip Kamis (14/8).

Ketua Pengurus Yayasan, Djisman S. Simandjuntak mengungkapkan, sebagai permulaan pihaknya menargetkan dari SMA-SMA negeri di Jabodetabek terlebih dahulu. Kedepannya, Beasiswa Bakti Prestasi akan bercakupan nasional.

"Dengan begitu, Prasetiya Mulya kedepannya semakin merefleksikan keragaman Indonesia," ujar dia.

Melalui inisiatif ini, pihak berharap dapat melahirkan pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan keberagaman bangsa. "Untuk tahun ajaran 2025/2026, dari ratusan pendaftar, mereka tersebar di tiga fakultas atau sekolah yang ada di Prasmul, yaitu Sekolah Bisnis dan Ekonomi, Sekolah Science Technology Engineering & Mathematics, serta Sekolah Hukum dan Studi Internasional," ungkap Fathony.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore