Abdullataf Dodahna, mahasiswa UMJ asal Thailand. (Istimewa)
JawaPos.com - Seorang mahasiswa asal Thailand bernama Abdullataf Dodahna bertekad menjadi seorang guru jempolan di tanah kelahirannya. Hal ini ia sampaikan setelah resmi diwisuda sebagai lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ).
Hal tersebut ia sampaikan pada pidato perwakilan wisudawandalam prosesi wisuda ke-81 sesi 1 UMJ di Auditorium KH. Azhar Basyir, Gedung CendekiaUMJ, Rabu (21/5).
Abdullataf membagikan kisah perjuangannya kuliah jauh dari kampung halamannya, yakni di Pattani, Thailand. “Tahun 2016 saya datang untuk menempuh pendidikan di UMJ dan berharap setelah lulus menjadi guru hebat yang bisa mendidik anak-anak di sana menjadi hebat seperti saya,” ucap lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini.
Tiba di Indonesia yang betul-betul asing baginya, Abdullataf menghadapi tantangan dalam berkomunikasi karena belum bisa berbahasa Indonesia. Meskipun begitu, ia mengaku mendapat bantuan dan dukungandari teman-temannya selama proses belajar.
“Proses itu saya lalui selama 6 bulan lamanya untuk memahami Bahasa Indonesia. Kalau teman-teman dengar saya lancar Bahasa Indonesia sekarang, sebelumnya saya butuh waktu 6 bulanuntuk bisa melancarkan Bahasa Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menceritakan salah satu momen ketika ia mendapatkan tugas untuk presentasi kelompok.
”Dengan pengalaman saya yang belum lancar bahasa Indonesia, saya diminta untuk presentasi dan kalian tahu gimana saya presentasinya, semua orang tertawa dengan intonasi bahasa saya,” tuturnya.
Abdullataf juga menceritakan pengalamannya saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Yogyakarta. Menurutnya, masyarakat Yogyakarta sangat ramah, lemah lembut, dan santun dalam bertuturkata. Dari pengalamannya itu, ia mulai mengenal bahwa Indonesia bukan hanya Jakarta.
Pada tahun akademik 2024/2025, sebanyak 1.186 mahasiswa UMJ resmi dinyatakan lulus dalamprosesi Wisuda Program Doktor ke-12, Magister ke-50, Spesialis ke-7, dan Sarjana ke-81.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
