
SLTAK PENABUR Jakarta mengadakan ekstrakurikuler dan kompetisi MonsoonSIM. (Istimewa)
JawaPos.com–SLTAK PENABUR Jakarta telah menerapkan program entrepreneurship kepada siswa. Program itu diterapkan di SMAK 2 PENABUR, SMK Farmasi PENABUR, SMAK 6 PENABUR, SMAK PENABUR Kota Jababeka, SMAK PENABUR Bintaro Jaya, dan SMA BPK PENABUR Bogor.
Agar potensi bisnis siswa semakin terasah, SLTAK PENABUR Jakarta mengadakan ekstrakurikuler dan kompetisi MonsoonSIM sejak 2019. MonsoonSIM merupakan platform bisnis dan gamifikasi berbasis software Enterprise Resource Planning (ERP) yang mengintegrasikan modul atau fungsi bisnis mulai dari produksi, keuangan, pemasaran, penjualan, akuntansi, hingga sumber daya manusia (SDM).
”MonsoonSIM adalah program simulasi bisnis yang sudah dilakukan guru maupun siswa di sekolah. Sebenarnya ini sudah ada di kehidupan sehari-hari, tetapi siswa belum pernah terjun di dunia bisnis secara nyata. Jadi, lewat simulasi yang berbentuk gamifikasi ini mereka bisa belajar bisnis bahkan berkompetisi,” ujar Lie Fong Fong, Kepala SMAK 5 PENABUR dan PIC Penyelenggara MonsoonSIM Competition 2025.
Memasuki tahun ke tujuh MonsoonSIM Competition kembali digelar dengan mengusung tema Innovative Strategies for Business Success pada 28-30 April. Diawali secara online dari sekolah masing-masing dan offline untuk babak semifinal dan final di Aula SMAK 5 PENABUR, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Sebanyak 174 siswa yang terbagi ke dalam 58 kelompok terdiri atas 16 SLTAK PENABUR Jakarta, SMAK BPK PENABUR Bogor, SMAK PENABUR Serang, SPK SMAK PENABUR Tanjung Duren, dan SPK SMAK PENABUR Kelapa Gading mengikuti MonsoonSIM Competition 2025.
Usai bersaing online dari sekolah masing-masing, terpilih 18 tim yang berhak melaju ke babak semifinal dan kembali bertanding secara tatap muka di Aula SMAK 5 PENABUR.
”Siswa tidak hanya menjalankan tetapi menganalisis dan mengambil keputusan dalam berbisnis. Peran mereka bukan hanya karyawan, tetapi bisa jadi manajer atau bahkan business owner,” tutur Anthon Tondo, General Manager MonsoonSIM.
Sebanyak 10 tim berhasil lolos ke babak final. Berdasar hasil scoring matrix panitia penyelenggara, Tim Kowis 2 dari SMAK PENABUR Kota Wisata menjadi pemenang MonsoonSIM Competition 2025, disusul tim Wanderlust SMAK 1 PENABUR yang menempati peringkat kedua dan tim Apa Nih? dari SMAK PENABUR Gading Serpong di peringkat tiga.
”Tidak menyangka dapat memenangkan kompetisi ini mengingat kami mengalami kendala dan merasa masih ada yang kurang selama proses lomba berlangsung. Jadi, agak putus asa sebenarnya, tapi puji Tuhan kami berhasil meraih juara 1,” tutur Michelle Aurelia, siswa SMAK PENABUR Kota Wisata yang tergabung dalam tim Kowis 2.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
