
Lima universitas baru Muhammadiyah. (Muhammadiyah.or.id)
JawaPos.com - Muhammadiyah menambah lima universitas baru melalui merger beberapa perguruan tinggi. Itu adalah upaya Muhammadiyah meningkatkan kualitas pendidikan.
"Penggabungan atau merger beberapa kampus Muhammadiyah merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pendidikan PTMA yang nantinya diikuti dengan peningkatan kualitas belajar mengajar, riset, pemberdayaan masyarakat, dan lainnya," kata Ahmad Muttaqin, Sekretaris Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah seperti dilansir dari Muhammadiyah.or.id.
Penggabungan ini mengurangi jumlah PTMA dari 172 menjadi 163. Total universitas menjadi 89, dengan 41 Sekolah Tinggi, 1 Akademi, 27 Institut, dan 5 Politeknik. PTMA adalah singkatan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah. Ini merujuk pada jaringan institusi pendidikan tinggi yang dikelola oleh organisasi Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia.
PTMA mencakup universitas, institut, sekolah tinggi, akademi, dan politeknik yang tersebar di seluruh Indonesia. Tujuan utama PTMA adalah memberikan pendidikan berkualitas yang berlandaskan nilai-nilai Islam, serta berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Berikut daftar universitas baru Muhammadiyah itu:
1. Universitas Muhammadiyah Tegal merupakan hasil merger Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Tegal dan Politeknik Muhammadiyah Tegal. Keputusan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 407/E/0/2024.
2. Universitas Muhammadiyah Kuningan merupakan penggabungan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kuningan dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Kuningan. Keputusan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 406/E/0/2024.
3. Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon dibentuk dari merger Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ahmad Dahlan Cirebon, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Cirebon. Penggabungan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 405/E/0/2024.
4. Universitas Muhammadiyah Kalianda merupakan hasil merger Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Kalianda dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Kalianda. Keputusan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 409/E/0/2024.
5. Universitas Muhammadiyah Cileungsi merupakan penggabungan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi dan Akademi Kebidanan Bhakti Mitra Husada. Keputusan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 402/E/0/2024.
Penambahan universitas baru ini menunjukkan komitmen Muhammadiyah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Para mahasiswa diharapkan mendapatkan manfaat dari peningkatan kualitas fasilitas dan program pendidikan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
