
Dari kiri Fransisca Octaviani Hardiputri, Magiana Ignasia Sinaga, Adinda Cresheilla.
JawaPos.com–Tiga Puteri Indonesia 2022 berhasil menyelesaikan program Magister Administrasi Bisnis di Sekolah Tinggi Manajemen IPMI. Mereka adalah Adinda Cresheilla, Magiana Ignasia Sinaga, dan Fransisca Octaviani Hardiputri.
Putri Indonesia Pariwisata Adinda Cresheilla mengatakan, gelar akademik yang disandangnya memiliki tanggung jawab dan beban moral tersendiri. Pendidikan tersebut sejatinya dipakai untuk berperan aktif mengubah hidup masyarakat menjadi ke arah yang lebih baik.
”Kami akan selalu mengingat bahwa tidak setiap orang beruntung mendapatkan pendidikan terbaik di IPMI. Tetaplah rendah hati, selalu bersyukur, dan menjadi orang yang berguna bagi masyarakat sekitar,” ujar Adinda dalam pidatonya di acara Wisuda IPMI yang ke-50 di Aula Puri Dani, Jakarta.
Sementara itu, mantan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, momen wisuda menjadi awal dari tanggung jawab baru bagi wisudawan sebagai pemimpin bangsa. Wisudawan mesti peduli terhadap persoalan bangsa serta memajukan kreativitas, inovasi, dan entrepreneurship, menuju Indonesia Emas 2045.
”Dunia bisnis saat ini terus berkembang, menghadirkan tantangan dan peluang baru. Rangkullah perubahan, beradaptasi dengan cepat, dan jangan pernah berhenti belajar. Berusaha untuk mencapai yang terbaik dalam segala hal yang kalian lakukan. Tetapi ingatlah pentingnya empati, etika pengambilan keputusan, dan kerendahan hati dalam menjalankannya,” ujar Eko.
Lulusan IPMI MBA 1993 itu juga mengingatkan tentang kepemimpinan di dunia bisnis. Ada tiga poin penting. Pertama, kemampuan menyelesaikan berbagai tantangan yang menghadang di jalan. Kedua, kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan secara tuntas.
”Dan ketiga, kemampuan untuk melatih, mendelegasikan, dan memastikan bawahan kita dapat melakukan pekerjaan dengan baik,” papar Eko.
Rektor IPMI International Business School Prof. Aman Wirakartakusumah mengatakan, setiap mahasiswa ditempa menjadi pemimpin yang berpikir kritis. Sehingga mampu menjawab berbagai tantangan dunia bisnis.
”Kami konsisten mencetak sumber daya manusia yang berkualitas melalui program Magister Administrasi Bisnis,” jelas Aman Wirakartakusumah.
Tahun lalu, lanjut dia, tiga mahasiswa Sarjana Administrasi Bisnis IPMI berhasil meraih penghargaan perunggu Duke of Edinburgh. Mereka adalah M. Fikri Yudha Pratama, Mutiara S Mizan, dan Jasmine Salsabila Balqis, yang telah menunjukkan tekad, ketekunan, dan komitmen luar biasa, dalam mengembangkan diri. Penghargaan itu menjadi bukti inspiratif tentang bagaimana program itu telah memberdayakan dan menginspirasi generasi muda di seluruh dunia.
”Program penghargaan Duke of Edinburgh memberikan kesempatan bagi pemuda untuk menjalani pengembangan diri yang terstruktur dan berdampak positif pada komunitas mereka. Hal ini sejalan dengan misi IPMI untuk mendukung pengembangan pribadi, keterlibatan komunitas, dan eksplorasi alam terbuka di antara generasi muda,” ucap Prof. Aman.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
