
ILUSTRASI: Pilpres 2024
JawaPos.com–Pemilu 2024 sebentar lagi. Jelang pencoblosan, beberapa universitas di Indonesia mengeluarkan pernyataan sikap mengkritik Pemerintahan Jokowi yang terkesan ikut campur urusan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Sebelumnya, Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam Indonesia (UII), merilis deklarasi demokrasi pemilu terhadap Pemerintahan Jokowi.
Lantas, bagaimana dengan Universitas Airlangga Surabaya?
”Kita sudah tahun lalu sudah deklarasi pemilu yang bermartabat. Kenapa baru sekarang, sudah tahun lalu. Ketika FRI kita sudah bicara demokrasi bermartabat dan lainnya,” kata Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr Mohmmad Nasih.
Dia menyatakan, Unair deklarasi pemilu kembali. Sebelumnya, lanjut dia, pihaknya telah menyampaikan sikap tegas deklarasi pemilu.
”Setahun yang lalu kami juga sudah deklarasi menolak politik uang dan lainnya. Tidak perlu diulang lagi atau ikut-ikutan (Delkarasi Pemilu dari kampus), kita sudah punya sikap tegas,” jelas Mohmmad Nasih.
Nasih menyebutkan, pihaknya sudah setahun lebih bicara demokrasi bermartabat dan deklarasikan terkait sikap kampus.
”Minggu lalu undang caleg, Unair ajak anti politik uang, anti korupsi, dan support pengembangan SDM, ada sikap tegas di dalamnya. Kita ingin stop politik uang, stop korupsi. Sikap kita sudah tegas di beberapa waktu lalu. Tidak ada hal baru disampaikan, bagi Unair sudah lama,” papar Nasih.
Terkait sikap beberapa kampus terhadap pemerintahan Jokowi, Nasih menilai itu adalah hak milik warga kampus untuk menyampaikan pendapat. ”UI, UGM, dan lain-lain itu kan bukan di manajemen universitas. Itu sebagian dari warga kampus, mereka melakukan. Itu haknya. Sekali lagi, Itu bukan suara mewakili UGM secara kelembagaan, itu bagian warga kampus yang punya sikap, suara, pilihan, dan itu sah-sah saja menyampaikan pandangan dan pendapat,” tegas Mohmmad Nasih.
Nasih menambahkan, kampus Unair mempunyai pendapat dan pandangan lain terkait demokrasi pemilu yang dipastikan bukan untuk institusi.
”Ya itu pandangan dari warga negara atau warga kampus. Tentu berbeda-beda, hanya ada yang diungkapkan ada yang tidak diungkapkan. Sekali lagi, kita sudah setahun lalu punya sikap, masa diulangi lagi. Masih ada deklarasi untuk demokrasi yang bermartabat,” ucap Mohmmad Nasih.
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unair Anang Jazuli mengatakan, sejak awal, BEM Unair berupaya untuk mengikuti proses pesta demokrasi secara aktif dan partisipatif.
”Pemilu 2024 harus dilakukan secara jujur, adil, dan tanpa politik uang. Karena dengan tiga prinsip itu secara otomatis pemilu akan berlangsung secara damai dan dapat mewujudkan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa,” jelas Anang saat dihubungi.
Namun, lanjut Anang, melihat kondisi, ketiga nilai tersebut masih jauh dari kata ideal secara keberlangsungan pada Pemilu 2024.
”Sehingga kami mendorong, kepada semua pihak terutama para pejabat publik dan politik bisa mendukung proses berjalannya pemilu secara jujur dan adil,” imbuh Anang.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
