Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 00.48 WIB

Kegiatan Pembelajaran Terganggu Bau Gas Kimia, Siswa di Cilegon Dipulangkan Lebih Awal, Begini Penjelasan Kepala Sekolah

Murid di SDN Kepuh yang terpaksa pulang lebih awal karena bau gas kimia menyengat pada Selasa (23/1). (Desi Purnama Sari/ANTARA)

JawaPos.com  Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kepuh yang berada di wilayah Cilegon, Banten terpaksa memulangkan siswa-siswinya lebih awal beberapa hari ini. Hal itu disebabkan oleh bau gas kimia menyengat yang akhirnya mengganggu proses pembelajaran.

Dilansir dari Kantor Berita ANTARA, bau gas kimia itu diduga berasal dari PT Candra Asri di Cilegon, Banten. Kepala Sekolah SDN Kepuh bernama Sahri menyampaikan pada hari Selasa (23/1) bahwa ia telah memulangkan siswa-siswinya lebih awal dari yang seharusnya pukul 12.00 WIB menjadi 10.00 WIB.

Bau gas kimia itu mulai mereka rasakan pada pagi hari pukul 09.00 WIB. Padahal jarak antara gedung sekolah ke pabrik tersebut masih berjarak empat kilometer, tetapi bau kimia tersebut terasa dan dapat tercium oleh mereka.

“Semakin lama baunya semakin menyengat, padahal kami sudah menggunakan masker tapi tetap saja bau. Hal itu membuat anak-anak tidak nyaman belajar,” ujarnya.

Ia menegaskan bau tersebut sangat mengganggu proses pembelajaran dan membuat murid di SDN Kepuh tidak nyaman. Posisi sekolah yang menghadap ke barat juga memperparah bau, karena angin yang datang membawa bau kimia tersebut akhirnya masuk ke dalam ruangan.

Selain itu ia juga menyampaikan dari total muridnya sejumlah 232 orang siswa, lima orang di antaranya mengalami keluhan seperti mual, pusing, dan sakit perut usai menghirup bau kimia tersebut. Bahkan tiga orang sudah dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Kemarin ada lima orang siswa yang mengeluh mual, pusing, dan sakit perut sehingga mereka langsung dibawa ke puskesmas. Sementara itu dua siswa lainnya dibawa pulang oleh orang tuanya,” ujar Sahri.

Maka untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan pihak sekolah melakukan upaya pencegahan dengan memulangkan lebih awal siswa di sana.

“Untuk sementara waktu, anak-anak belajar di rumah masing-masing dulu. Hal itu karena kita khawatir akan terjadi hal yang sama seperti kemarin atau bahkan lebih parah yakni ada anak-anak yang akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit,” pungkasnya.

Pihak sekolah berharap perusahaan dapat segera mengatasi bau kimia yang menyengat dan menyebar sampai ke lingkungan sekolah ini. Karena bau tersebut sangat mengganggu aktivitas pembelajaran di sekolah.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore