
Ilustrasi ijazah palsu
JawaPos.com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) angkat bicara mengenai ribuan ijazah alumni yang tidak terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Yang kemudian memicu demonstrasi oleh mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Akademik UTM Achmad Amzeri tidak memungkiri bahwa ribuan nomor seri ijazah alumni belum terdaftar di Kemendikbudristek.
Namun, itu tidak berarti ijazah yang dikeluarkan kampus ilegal, seperti yang ditudingkan peserta demonstrasi Senin (21/8) lalu. Belum terdaftarnya nomor seri ribuan ijazah tersebut akibat adanya perubahan sistem di Kemendikbudristek.
Amzeri menambahkan, ada perubahan teknis pelaporan dan proses validasi nomor seri ijazah. Awalnya pelaporan nomor seri ijazah dilakukan secara fleksibel ke sistem yang disiapkan Kemendikbudristek. Sehingga pelaporan yang diajukan langsung divalidasi kementerian. ”Tetapi, November 2022 ada perubahan teknis pelaporan yang tidak kami diketahui,” ujarnya kemarin (22/8) seperti dilansir Jawa Pos Radar Madura.
Perubahan teknis pelaporan awalnya menggunakan web service, lalu diubah dengan mekanisme pengajuan. UTM telah mengikuti seluruh mekanisme baru yang diajukan. Yaitu mendaftarkan sekitar 1.200 alumnus yang lulus pada semester genap tahun akademik 2022–2023.
Tetapi, jelas Amzeri, tiba-tiba terdapat maintenance di aplikasi yang disiapkan Kemendikbudristek. Proses maintenance yang terjadi baru normal sekitar Juli lalu. Sehingga validasi nomor seri yang diajukan diproses oleh kementerian. Kendala tersebut tidak hanya dialami UTM, tapi juga seluruh perguruan tinggi di Indonesia.
Sementara itu, alumnus UTM 2022 Wiana Nur Indah menyatakan, dirinya diwisuda pada akhir September 2022. Ijazahnya diambil sekitar Maret 2023. Saat itu dia tidak sadar bahwa ijazahnya belum teregistrasi. Sebab, saat pengambilan ijazah, tidak ada satu pun pihak kampus yang memberi tahu.
Wiana meminta UTM segera menyelesaikan persoalan nomor seri ijazah itu. Sebab, sebentar lagi pemerintah membuka seleksi rekrutmen aparatur sipil negara (ASN). (jup/luq/c9/ttg)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
