
Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim saat rapat bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021). Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim mengatakan seluruh sekolah harus menerapkan belajar tatap muka terbatas. Dia mengatakan tempat-
JawaPos.com - Perubahan kurikulum di Indonesia kerap terjadi ketika adanya pergantian menteri, bahkan menjadi hal lumrah di mana ada cap 'ganti menteri, ganti kurikulum'. Akan tetapi, hal tersebut saat ini tidak terjadi.
Kabid Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa stigma tersebut pada era Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim terbantahkan. Namun, di era ini malah banyak kurikulum yang muncul.
"Memang betul kita tidak ganti menteri ganti kurikulum. Sekarang malah kita dalam satu menteri, kurikulumnya berganti-ganti," kata dia dalam siaran Vox Populi Institute Indonesia, Selasa (22/2).
Adapun, sejak Nadiem menjabat pada 2019 lalu, ada tiga nama kurikulum yang muncul di tengah masyarakat. Di antaranya Kurikulum Darurat, Kurikulum Prototipe dan Kurikulum Merdeka.
Menurutnya, ini akan membuat bingung banyak pihak terutama sekolah, meskipun perubahan di dalamnya tidak terlalu besar.
"Meskipun ini hanya semiotik, itu ya sama saja akan semakin membingungkan," tuturnya.
Persoalan gonta-ganti kurikulum ini, bahkan sampai membuat cekcok antar guru, hal yang diributkan adalah penyebutan nama kurikulum. "Ada yang protes sama temannya cuma salah penyebutan nama. Ini persoalan ada pada titik sosialisasi," serunya.
Namun, pihaknya pun merasa kesulitan untuk melakukan sosialisasi Kurikulum Merdeka. Sebab, sampai hari ini menurut dia belum ada payung hukum yang kuat untuk Kurikulum Merdeka.
"Belum lagi bicara ya naskah akademik, dokumennya seperti apa, bagaimana kita sosialisasi," tutup dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
