
istimewa
JawaPos.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bulan Bintang didatangi puluhan guru bantu seluruh DKI Jakarta tepat di Hari Guru Nasional. Pahlawan tanpa tanda jasa itu meminta bantuan hukum, soal masalah klasik, yakni nasib gaji guru bantu di Ibu Kota.
“Kami pastikan siap membantu, saat ini berkasnya sudah diterima dan segera melakukan langkah hukum selanjutnya,” ujar Direktur LBH Bulan Bintang, Firmansyah, di Kantor LBH Bulan Bintang, di daerah Pancoran Jakarta Selatan, Kamis (25/11).
Firmansyah menerangkan, soal guru bantu di Jakarta masih menjadi permasalahan. Mereka yang datang ke kantor sayap hukum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menceritakan mendapatkan penghasilan yang tidak layak.
Penghasilan bulanan itu dibayar sukarela dari sekolah masing-masing tempat guru bantu bekerja. Rata-rata, mereka diupah kisaran 300-500 Ribu Rupiah, perbulan. Tadinya, guru bantu ini mendapatkan dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta sejak 2016 namun distop di tahun 2017.
“Bahkan sempat dimasukkan datanya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), namun dibatalkan,” ungkapnya.
Mendapatkan keluhan dari para pahlawan tanpa tanda jasa, Firmansyah menjamin pihaknya berkomitmen memperjuangkan hak-hak guru. Komitmen ini, sebagaimana amanat Ketua Umum (Ketum) PBB Yusril Ihza Mahendra.
“Saya mewakili Prof. Yusril Ihza Mahendra untuk menerima guru bantu ini. Tentu kami coba pelajari masalahnya dan memperjuangkan hak guru bantu ini memilliki kepastian status serta pendapatan sebagai tenaga pengajar,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sekitar 100 orang guru bantu se-DKI Jakarta mendatangi kantor LBH Bulan Bintang. Mereka berasal dari berbagai sekolah. Mulai tingkat TK-SD-SMP-SMA, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB). Rata-rata, mereka mengeluhkan soal status dan sistim pengupahan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
