
Perguruan tinggi swasta bodong bakal ditutup karena tidak punya dosen tetap.
JawaPos.com - Dampak Pandemi Covid-19 sudah setahun lebih dirasakan oleh yayasan atau pengelola perguruan tinggi swasta (PTS). Ketua Umum Aliansi Penyelenggara Perguruan Indonesia (Apperti) Prof Jurnalis Uddin meminta pemerintah memberi keringanan kepada PTS.
Jurnalis mengatakan keringanan yang diberikan kepada PTS bisa berupa diskon pajak. Dia mencontohkan untuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bisa dikurangi dari 10 persen menjadi 5 persen.
"Tidak harus dikurangi sampai 0 persen," katanya dalam seminar Seleksi Ujian Mandiri PTN Buat Gaduh Penerimaan Mahasiswa Baru PTS di Jakarta Kamis (12/8).
Jurnalis menyampaikan sejumlah kondisi yang dialami PTS akibat pandemi Covid-19. Diantaranya adalah banyak mahasiswa tidak bisa membayar uang kuliah.
Kondisi ini disebabkan orang tua mahasiswa tersebut terkena PHK. Atau juga usahanya mengalami penurunan omset.
Selain itu Jurnalis juga menyampaikan secara umum ada penurunan mahasiswa baru yang masuk ke PTS. Di satu sisi PTN semakin banyak menerima mahasiswa baru, seperti melalui seleksi mandiri.
Kondisi ini membuat pengelolaan PTS semakin berat. "Kami tidak mungkin menaikkan SPP," jelasnya. Untuk itu dia berharap perhatian dari pemerintah terhadap pengelolaan PTS tersebut.
Menurut dia pemerintah tidak boleh mengenyampingkan peran PTS. Sebab PTS ikut meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi.
Jurnalis mengatakan, APK pendidikan tinggi di Indonesia saat ini masih sekitar 31 persen. Kalau jauh dibandingkan dengan Malaysia maupun Thailand. Untuk meningkatkan APK pendidikan tinggi tidak cukup dengan memanfaatkan peran PTN.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengatakan pemerintah perlu membuat peta jalan yang objektif untuk pengelolaan PTS. Sehingga tumbuh ekosistem di pendidikan tinggi yang adil di PTN maupun PTS.
"Pemerintah juga perlu memberikan afirmasi kebijakan yang kuat untuk PTS," katanya. Seperti memberikan kebijakan afirmasi afirmasi anggaran yang lebih besar untuk PTS.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022