Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 November 2020 | 17.45 WIB

Sri Mulyani Mengajar Siswa SD Hingga SMA, Jelaskan Penggunaan APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berkesempatan mengajar siswa dan siswi mulai dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) secara virtual dalam rangka perayaan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI).

Sri Mulyani kali ini memberikan pengetahuan dan mengajari siswa dan siswi soal pengelolaan keuangan negara atau APBN. Ia mencontohkan, dalam pengelolaan keuangan negara sama seperti peran seorang bendahara di kelas dan ibu rumah tangga mengelola keuangan keluarga. Sumber penerimaan negara diperoleh dari pendapatan para orang tua yanh bekerja.

“Orang tua bekerja nanti pendapatannya dipakai untuk bayar listrik, kuota internet," ujarnya secara virtual, Senin (30/11).

Sri Mulyani mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus mengumpulkan semua penerimaan negara mulai dari pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang berasal dari layanan hingga royalti atas pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Indonesia.

Selanjutnya, uang tersebut akan dimanfaatkan kembali untuk belanja. Anggaran belanja ini untuk berbagai macam tujuannya memenuhi kehidupan seluruh rakyat dari mulai pembangunan infrastruktur hingga bantuan kepada masyarakat.

Dengan demikian, dirinya meminta kepada para siswa dan siswi Indonesia nantinya bisa berkontribusi terhadap penerimaan negara melalui pembayaran pajak. “Negara punya cita-cita sama seperti kalian. Nah Indonesia untuk mencapai ini jadi harus diupayakan ya kita harus bangun jalan, listrik, jadi kalau kita lihat hasil APBN itu ada hasil pendidikan kalian, jalan, kereta api, bandara, laut, itu semua tujuannya agar masyarakat kemajuan aktivitas, produktif, itu butuh infrastruktur," jelasnya.

Sri Mulyani menambahkan, sebagai contoh sederhana, di tengah pandemi Covid-19 pemerintah harus menjamin pelaksanaan proses belajar mengajar harus tetap jalan. Upaya yang dilakukan pemerintah adalah membangun infrastruktur seperti teknologi informasi komunikasi yang mendukung kegiatan belajar dan mengajar via daring.

"Jadi belajar meski ada dalam situasi luar biasa, anak-anak diberikan imunisasi supaya kalian menjadi orang-orang yang lebih pintar dari generasi sekarang dan Indonesia semakin maju,” tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=s3QNC_wqZPw

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore