
FOKUS: Aktivitas PKBM PPI Taiwan.
JawaPos.com - Jauh dari tanah air, tak membuat pelajar mahasiswa yang tergabung dalam PPI Taiwan berhenti berkontribusi.
Melalui Yayasan Pendidikan PPI Taiwan yang baru saja disahkan oleh Kemenkumham Indonesia pada Senin (4/12), maka PPI Taiwan mempunyai legalitas dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar melalui Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) atau yang juga dikenal dengan pendidikan kesetaraan.
Sekretaris Jenderal PPI Taiwan Rahmandhika Firdauzha Hary Hernandha mengatakan, semangat menjadi history maker yang diucapkan ketua PPI Taiwan 2017/2018, Lalu Tri Wijaya Nata Kusuma, menjadi pemantik bagi pengurus PPI Taiwan, terutama bagi pemangku tanggung jawab yang bersinggungan langsung dengan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI), untuk pengembangan kualitas pendidikan mereka.
’’Tiga tahun ke belakang, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) PPI Taiwan adalah lembaga yang paling berjasa memelopori peningkatan kualitas pendidikan bagi para Pekerja Migran Indonesia yang ada di Taiwan,’’ papar Ramandhika yang merupakan mahasiswa Mahasiswa S2 di Materials Science and Engineering, National Central University (NCU) Taiwan tersebut.
Tak hanya para pekerja, kini anak-anak dari mahasiswa Indonesia yang sengaja diajak mengarungi kerasnya kehidupan kuliah pascasarjana oleh orang tuanya juga melirik potensi dari keberadaan pendidikan kesetaraan yang ditawarkan PKBM PPI Taiwan.
Usaha pendirian lembaga yang bertujuan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar resmi bagi para Pekerja Migran Indonesia telah dirintis sejak tahun 2013 oleh para pelajar di Taiwan, lewat PPI Taiwan yang mengajukan izin pengadaan lembaga ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Program awal yang menjadi pijakan pendirian adalah Kejar Paket C (setara SMA). Di bulan November 2013, PPI Taiwan yang memutuskan untuk bekerjasama dengan Yayasan Bhakti Jaya Indonesia sebagai lembaga yang sudah lebih dahulu berdiri, membentuk lembaga bernama Kejar Paket C (KPC) PPI Taiwan. Tak menunggu lama, pendaftaran peserta didik perdana dibuka dan proses pembelajaran dimulai pada bulan yang sama. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022