
Ilustrasi (pixabay)
JawaPos.com - Keberadaan kitab kuning selama ini dianggap sebagai kitab yang sulit dibaca. Padahal dulu agama Islam disebarkan oleh para ulama dengan menggunakan panduan kitab kuning, disamping alquran.
Nah, belakangan ini kitab kuning selama ini memang hanya dipelajari oleh santri pondok pesantren. Untuk melihat sejauh mana kemampuan santri dalam membaca kita gundul itu, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD DKI Jakarta maupun di DPR memperlombakan pembacaan kitab kuning tersebut. Event ini berlangsung selama dua pekan, yakni dari hari Minggu (8/10) ini hingga Minggu (22/10) mendatang.
Ketua panitia Lomba Kitab Kuning DPW PKS DKI Jakarta, Herie Marjanto mengungkapkan, lomba ini diadakan hampir di seluruh provinsi di tanah air, salah satunya DKI Jakarta.
"Kegiatan ini dalam rangka kita menghargai, mencintai, dan mengenang para ulama kita yang telah mengajarkan agama melalui perantara Kitab Kuning dalam rangka untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT," jelas Herie di Jakarta, Minggu (8/10).
Herie yang juga Ketua Bidang Pembangunan Umat (BPU) DPW PKS DKI Jakarta menyebut, lomba ini diikuti 89 peserta. "Kami (DKI Jakarta) menargetkan tahun ini bisa menjadi juara nasional. Mudah-mudahan kita bisa raih itu," tambahnya.
Dalam lomba ini, Herie menyatakan bahwa pihaknya tidak membatasi diri untuk menerima pendaftaran dari para santri. Disediakan kuota sekitar 25 persen untuk beberapa pesantren di sekitar Jakarta untuk mengirimkan peserta. Meskipun demikian, diutamakan pondok pesantren yang memang berlokasi di Jakarta.
"Termasuk juga pondok pesantren dari ormas apapun, seperti NU, Muhammadiyah, PERSIS, dan sebagainya. Kita sangat terbuka sekali untuk menerima utusan untuk ikut lomba ini," harap Herie.
Sebagai tambahan, Kitab Kuning yang dilombakan adalah Kitab Fathul Mu'in karya Syaikh Zainuddin Abdul Aziz Al-malbary. Bagi pemenang disediakan hadiah umrah untuk juara I. Juara II Nasional berhadiah Rp 20 juta dan Juara III Nasional berhadiah Rp 15 juta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
