
BEKAL KETERAMPILAN: Dari kanan, Vero, Christa, Yohana, dan Patrice dari kelas VIIIA mengikuti cooking class Senin (29/5) di SMP Santa Maria II Sidoarjo.
JawaPos.com – AROMA wangi masakan tercium ketika masuk ke lingkungan SMP Santa Maria II Sidoarjo Senin (29/5). Ternyata, puluhan siswa mengikuti cooking class. Beragam minuman dan makanan dibuat. Mulai makanan berat hingga kue.
”Kelompok kami membuat terang bulan, pancake, dan angsle sebagai minumannya,” ujar Pramatya Bagus Hendarto. Siswa kelas VIIIB itu mengaku tak kesulitan saat memasak. Dia sudah menguasai resepnya. Kelompok dari kelas lain pun tak mau kalah. Ada yang membuat sandwich, klepon, onde-onde, kue sus, lemper, dan milkshake.
Selain membuat aneka makanan dan minuman, siswa diharuskan menjualnya. Beragam strategi pemasaran pun dijalankan. Ada yang menghias makanan agar menarik perhatian. Misalnya, membuat tumpeng hingga membentuk lapangan bola. Ada pula tumpeng dengan bentuk rangkaian listrik, mobil, dan boneka.
Strategi lainnya, siswa berdandan unik untuk menarik perhatian pembeli. Misalnya, mengenakan pakaian dan topi-topi kerucut serta menjajakan makanan dengan suara keras dan berirama. ”Yang beli guru dan siswa dari kelas lain,” imbuh remaja yang menjabat ketua OSIS tersebut.
Waka Kesiswaan SMP Santa Maria II Martinus Marsudi menjelaskan, cooking class sebagai pembelajaran entrepreneurship menjadi bagian dari program sekolah yang bernama ecopreneur. ’’Kami juga memiliki kegiatan lain dengan tema kepedulian terhadap alam,’’ katanya. Di antaranya, menggelar penanaman bersama, bersih-bersih sampah secara rutin, dan memelihara pohon.
”Seminggu sekali ada kelas memasak. Beda kelas, beda pula yang diajarkan,” lanjut Marsudi. Dengan begitu, siswa memiliki bekal di rumah maupun ketika sudah lulus. Mereka bisa menggunakan kemampuan tersebut untuk modal berwirausaha atau untuk memakannya sendiri.
Marsudi menambahkan, awalnya, kelas memasak diadakan karena keprihatinan guru. Banyak siswa yang tidak bisa memasak. ”Paling hanya bisa membuat mi dan telur dadar,” ucapnya. Nah, dia tak ingin hal tersebut menimpa muridnya. Karena itu, mereka diajari memasak sejak dini. (uzi/c18/ai)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022