
Siswa SMK Wahidin mengikuti USBN hari pertama, Senin (20/3). Soal USBN relatif tidak menyulitkan siswa,dengan bobot 75 persen dari MGMP Kota dan 25 persen dari Provinsi Jabar. Okri Riyana/Radar Cirebon/JawaPos.com)
JawaPos.com - Seluruh sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia serentak menyelenggarakan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) sejak Senin (20/3). Pada hari pertama penyelenggaraan USBN, mata pelajaran yang diujikan adalah Agama dan Biologi.
Seperti yang dihadapi Retno Wulandari, siswi SMAN 3 Cirebon. Retno mengaku tidak kesulitan menyelesaikan soal di hari pertama USBN.
“Ada 45 soal. Gak ada yang sulit, karena soalnya terdiri dari 40 pilihan ganda dan lima esai sesuai dengan apa yang dipelajari dan memang sudah ada kisi-kisi sebelumnya,” ujar Retno, kepada Radar Cirebon (Jawa Pos Group).
Retno mengatakan, tidak ada persiapan khusus dalam menghadapi ujian dan melakukan persiapan dengan belajar seperti biasa dan menganggap USBN seperti ujian sekolah lainnya. Dia mengaku kerap belajar bersama teman-temannya serta mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah. Tidak hanya itu, pendalaman materi ujian juga dilakukan kelas XII.
“Sudah ada pengayaan dari awal semester, jadi materinya sudah banyak yang dipelajari,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 3 Cirebon, Naning Priyatnaningsih menyebutkan, ada 429 siswa SMAN 3 Cirebon mengikuti USBN. “196 siswa jurusan MIPA, dan 233 siswa MIPS,” sebutnya. Naning menjelaskan, di hari pertama, siswa mengerjakan soal Pendidikan Agama dan Biologi untuk MIPA. Sedangkan Geografi untuk MIPS.
Hari kedua, mata pelajaran yang diujikan Sejarah dan PPKN. Di hari ketiga, untuk MIPA pelajaran kimia dan Fisika, sedangkan MIPS sosiologi dan ekonomi. “Soal memang dibuat dari MGMP kota, kemudian diajukan ke provinsi. Bobotnya 75 persen dari MGMP kota dan 25 persen dari provinsi,” terangnya.
Untuk jenis soal, lanjut Naning, masing-masing ruangan dibedakan menjadi dua paket. “Satu ruangan 20 siswa, ada dua paket soal masing-masing paket 1 dan 2,” jelasnya.
USBN pun dilakukan di SMK Wahidin. Ada 614 siswa dari 5 jurusan yang mengikuti USBN. Di hari pertama, jadwal mata pelajaran yakni Pendidikan Agama dan budi pekerti, hari kedua PKN, hari ketiga simulasi digital. “Secara juknis semua ditentukan oleh provinsi,” kata Wakasek Kurikulum SMK Wahidin, Sutrisno.
Untuk soal ujian dibedakan menjadi 3 bagian. Yakni soal utama, soal cadangan, dan soal susulan. “Soal utama dipakai sesuai dengan jadwal pelaksanaan USBN, soal cadangan jika ada kekurangan, dan soal susulan untuk siswa yang tidak bisa ikut ujian sesuai jadwal,” terangnya. (mik/yuz/JPG)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
