Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Januari 2017 | 02.47 WIB

Siapkan Warung Prancis di Unusa

KOLABORASI: Dari kiri, Direktur IFI Surabaya Veronique Matheline, dosen D-4 Analis Kesehatan Unusa Razafimaharo Serge Michel, dan Kepala Humas Marketing Unusa Ghofirin berbincang Jumat (13/1) di dekat maket kampus Unusa. - Image

KOLABORASI: Dari kiri, Direktur IFI Surabaya Veronique Matheline, dosen D-4 Analis Kesehatan Unusa Razafimaharo Serge Michel, dan Kepala Humas Marketing Unusa Ghofirin berbincang Jumat (13/1) di dekat maket kampus Unusa.

JawaPos.com – Perguruan tinggi swasta (PTS) kian gencar mempererat kerja sama dengan kampus asing. Tidak terkecuali Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).


Mereka menjalin kerja sama dengan Institut Francais Indonesia (IFI). Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.


Dalam salah satu proyek kerja sama tersebut, bakal direalisasikan pembangunan Warung Prancis. Tempat itu akan menjadi sarana pembelajaran bahasa Prancis bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di negeri Menara Eiffel tersebut.


’’Begitu juga sebaliknya, mahasiswa Prancis juga bisa belajar bahasa Indonesia di sini,’’ ujar Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie saat ditemui setelah pertemuan Jumat (13/1).


Bukan hanya itu, Warung Prancis juga menyediakan informasi terkait dengan negara di Benua Eropa tersebut. Yakni, tentang budaya, kehidupan studi di sana, serta beasiswa yang ditawarkan pemerintah.


Di dalamnya ada buku-buku, CD, DVD, majalah, dan brosur mengenai IFI. Warung Prancis, menurut Jazidie, didirikan sebagai upaya meningkatkan kemampuan bahasa Prancis mahasiswa Unusa.


Selain itu, menambah pengetahuan mereka. ’’Kunjungan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antara Indonesia dan Prancis, khususnya IFI dan Unusa,’’ jelasnya.


Sementara itu, Direktur IFI Surabaya Veronique Mathelin menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara kedua universitas. Tujuannya, memudahkan mahasiswa Indonesia, khususnya Unusa, untuk melanjutkan studi di Prancis.


’’Selain mempermudah pembelajaran bahasa, juga untuk menentukan program studi sesuai dengan latar belakang pendidikan sebelumnya,’’ terangnya.



Selain itu, tindak lanjut dari kerja sama ditunjukkan dalam bentuk pertukaran mahasiswa. Diharapkan, ke depan makin banyak mahasiswa Unusa yang melanjutkan studi di negara tersebut.


Apalagi, salah seorang dosen Unusa, Dr Istas Pratomo, mengajar di Prancis. (ant/c14/nda/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore