
KOLABORASI: Dari kiri, Direktur IFI Surabaya Veronique Matheline, dosen D-4 Analis Kesehatan Unusa Razafimaharo Serge Michel, dan Kepala Humas Marketing Unusa Ghofirin berbincang Jumat (13/1) di dekat maket kampus Unusa.
JawaPos.com – Perguruan tinggi swasta (PTS) kian gencar mempererat kerja sama dengan kampus asing. Tidak terkecuali Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).
Mereka menjalin kerja sama dengan Institut Francais Indonesia (IFI). Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Dalam salah satu proyek kerja sama tersebut, bakal direalisasikan pembangunan Warung Prancis. Tempat itu akan menjadi sarana pembelajaran bahasa Prancis bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di negeri Menara Eiffel tersebut.
’’Begitu juga sebaliknya, mahasiswa Prancis juga bisa belajar bahasa Indonesia di sini,’’ ujar Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie saat ditemui setelah pertemuan Jumat (13/1).
Bukan hanya itu, Warung Prancis juga menyediakan informasi terkait dengan negara di Benua Eropa tersebut. Yakni, tentang budaya, kehidupan studi di sana, serta beasiswa yang ditawarkan pemerintah.
Di dalamnya ada buku-buku, CD, DVD, majalah, dan brosur mengenai IFI. Warung Prancis, menurut Jazidie, didirikan sebagai upaya meningkatkan kemampuan bahasa Prancis mahasiswa Unusa.
Selain itu, menambah pengetahuan mereka. ’’Kunjungan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antara Indonesia dan Prancis, khususnya IFI dan Unusa,’’ jelasnya.
Sementara itu, Direktur IFI Surabaya Veronique Mathelin menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara kedua universitas. Tujuannya, memudahkan mahasiswa Indonesia, khususnya Unusa, untuk melanjutkan studi di Prancis.
’’Selain mempermudah pembelajaran bahasa, juga untuk menentukan program studi sesuai dengan latar belakang pendidikan sebelumnya,’’ terangnya.
Selain itu, tindak lanjut dari kerja sama ditunjukkan dalam bentuk pertukaran mahasiswa. Diharapkan, ke depan makin banyak mahasiswa Unusa yang melanjutkan studi di negara tersebut.
Apalagi, salah seorang dosen Unusa, Dr Istas Pratomo, mengajar di Prancis. (ant/c14/nda/sep/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
