
Tangkapan layar sosialisasi mekanisme pendaftaran SNPMB siswa secara daring.
JawaPos.com - Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dipastikan menjadi salah satu poin penting dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Oleh sebab itu, nilai TKA wajib lengkap.
Koordinator SNBP dari Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Riza Satria Perdana menjelaskan, bahwa tahun ini ada persyaratan baru yang menjadi titik krusial dalam SNBP. Murid yang ingin masuk daftar eligible harus sudah mengikuti TKA dengan nilai yang lengkap.
“Tidak boleh ikut TKA separuh-separuh. Yang ini hadir, yang ini gak hadir,” paparnya Minggu (11/1). Artinya, harus ada lima nilai TKA yang terdiri dari 3 mata pelajaran (mapel) wajib dan ada 2 mapel pilihan.
“Jadi lima-limanya harus punya nilai, tidak boleh ada yang bolong,” sambungnya.
Saat ini, proses SNPMB telah dimulai sejak 5 Januari 2026. Pada tahap awal, proses dimulai dari pengisian akun SNPMB dan Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Menurut Riza, pengawasan terhadap proses pengisian PDSS menjadi kunci penting. Hal ini guna memastikan tidak ada siswa yang memenuhi syarat peringkat namun gagal eligible karena nilai TKA tidak lengkap.
Karenanya, dia mengimbau agar seluruh warga satuan pendidikan, orang tua, dan dinas pendidikan dapat memantau status pengisian PDSS melalui laman resmi SNPMB. Caranya, dengan memfilter data berdasarkan wilayah masing-masing.
“Kesalahan pengisian PDSS bisa bersifat fatal dan dapat menggugurkan hak siswa mengikuti SNBP 2026,” tegasnya.
Selain memastikan kelengkapan nilai, Riza menyampaikan manfaat tambahan bagi sekolah yang menggunakan jalur e-Rapor. Sekolah berakreditasi A yang mengisi PDSS menggunakan e-Rapor mendapatkan tambahan kuota 5%, meningkatkan peluang siswa di peringkat menengah untuk diterima di perguruan tinggi tujuan. Hal ini dinilai sebagai insentif penting yang patut dimanfaatkan sekolah.
Pengisian PDSS ini berakhir 2 Februari 2026. Pengisian PDSS dapat dilakukan secara manual maupun melalui e-Rapor. Pengisian PDSS melalui jalur e-Rapor diklaim olehnya merupakan jalur yang lebih ringkas karena sistem otomatis menarik data nilai dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen.
Sekolah hanya perlu memfinalisasi data, memasukkan daftar siswa eligible, dan memastikan kelengkapan nilai TKA sebelum finalisasi. “Langkah ini menghemat waktu dan meminimalisir kesalahan input,” ungkapnya.
Sementara untuk jalur manual, sekolah tetap harus mengisi data kurikulum dan nilai siswa per semester secara mandiri. Perhatian khusus diperlukan pada mata pelajaran, karena setiap siswa bisa memiliki pelajaran berbeda. Belum lagi, semua mata pelajaran yang diambil siswa harus dicentang agar data TKA lengkap.
Terkait nilai lengkap TKA ini, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) sekaligus Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Eduart Wolok menyampaikan, bahwa pihak sekolah yang bertanggungjawab penuh. Pihaknya nantinya hanya menerima daftar siswa eligible dari sekolah, yang mana di dalamnya sudah mempertimbangkan nilai TKA.
“Jadi eligibilitas ditentukan sekolah. Jadi seandainya siswa itu nilai TKA-nya nol, kemudian oleh sekolah dinyatakan tidak eligible ya kita terima. Prinsipnya bukan kita yang menggugurkan terkait TKA,” paparnya.
Kendati sekolah punya kuasa penuh atas nilai ini, Eduart minta pihak sekolah tetap amanah dan tidak main-main. Sebab, pihaknya pun sudah mengantongi nilai tersebut dari BSKAP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022