Kompetisi Nasional Tes Kemampuan Akademik (KENAL TKA) 2025. (Istimewa)
JawaPos.com - Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk tingkat SMA/MA dan SMK/MAK menjadi momentum untuk menguji integritas para guru dan sekolah. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendorong seluruh sekolah dan guru untuk memperkuat strategi pembelajaran sekaligus menjaga integritas dalam pelaksanaan asesmen.
Sekretaris Jenderal PGRI Dudung Abdul Qodir menegaskan, TKA merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang berlandaskan pada nilai integritas dan kejujuran. Maka, asesmen TKA menjadi uji integritas sekolah dan guru.
“PGRI sebagai mitra strategis pemerintah mendukung penuh program yang telah disiapkan oleh Kemendikdasmen. Tata kelola dan pelaksanaannya juga sudah disosialisasikan kepada para guru,” ujar Dudung kepada wartawan pada Jumat (24/10).
Dudung menyebut, sekolah dan para guru telah melakukan berbagai persiapan menghadapi pelaksanaan TKA dijadwal November mendatang. “Setiap proses pembelajaran adalah asesmen. Namun dengan adanya TKA ini dibutuhkan penguatan agar tujuan asesmen tercapai yakni menilai kemampuan individu siswa secara terukur dan menjadi standar untuk jenjang pendidikan berikutnya,” jelasnya.
Baca Juga: Jaga Integritas, DPR Ingatkan Pemilihan Calon Dekan Universitas Indonesia Harus Bebas Intervensi
PGIR pun mendorong siswa untuk belajar dan berlatih soal TKA secara gratis melalui platform RuangMurid yang disediakan Kemendikdasmen. Sementara itu, guru-guru terus mendapatkan pelatihan dan workshop mulai dari tahap perencanaan, implementasi, hingga evaluasi pembelajaran.
"Hanya saja, tahun ini ada tambahan pesan penting, yakni pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik sebagai dasar penilaian kualitas siswa di akhir pendidikan. Ini akan memotivasi peningkatan mutu pembelajaran sekaligus hasilnya,” ujar Dudung.
Dukungan Pemerintah Daerah
Dudung menegaskan keberhasilan TKA bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat. Pemerintah daerah (pemda), sekolah, dan masyarakat juga perlu terlibat aktif agar asesmen berjalan lancar dan jujur.
“Pendidikan itu bukan hanya urusan pusat. Pemerintah daerah juga harus mendukung agar kegiatan ini sukses, berjalan murni, dengan kejujuran tinggi dan evaluasi yang baik,” tegasnya.
Koordinasi antara Dinas Pendidikan dan PGRI di setiap tingkatan provinsi, kabupaten, dan kota terus dilakukan untuk menyukseskan pelaksanaan TKA di sekolah-sekolah. Untuk tingkat SMA, sebagian besar sekolah disebut sudah siap melaksanakan TKA pada November, meskipun di beberapa daerah masih terdapat keterbatasan sarana.
"Biasanya sekolah berkoordinasi dengan sekolah lain yang berdekatan atau dengan guru yang memiliki fasilitas teknologi informasi. Polanya sama seperti asesmen sebelumnya,” jelas Dudung.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
