Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Desember 2024 | 23.50 WIB

Konsep Pendidikan Holistik Anak Usia Dini Wujudkan Generasi Emas di Masa Depan

BATAS, start up pendidikan holistik anak usia dini meluncurkan Preschool Happy Hope, Sabtu (14/12)/(Foto: Dimas Choirul Jawapos.com).

JawaPos.com - BATAS, start up pendidikan holistik anak usia dini meluncurkan Preschool Happy Hope hara ini, Sabtu (14/12). Preschool ini mengedepankan konsep Purposeful Leaming Environment yang berbasis Faith Based Education, menggunakan ajaran Islam sebagai basis edukasi dan menggandeng IEYC (International Early Years Curriculum) sebagai kurikulum pendidikannya.

Founder dan CEO BATAS Issyarah Feah, menceritakan, sejak didirikan pada 2020 BATAS hanya memberikan pembelajaran seputar Al-Quran secara privat dan kelas. Seiring perkembangan kini memperluas program layanannya dengan menghadirkan 13 program baru lewat Batas Happy Hope.

"Pada akhirnya tahun 2024 kami ekspansi. Pada akhirnya ada BATAS space yang insya Allah menjadi ekosistem untuk kids and family yang di mana harapannya ini dapat bermanfaat for future golden generation," kata Issyarah dalam konferensi pers.

Untuk menyinergikan antara edukasi formal dan non-formal, BATAS juga menghadirkan BATAS Learn & Play sebagai after school program dengan menyediakan kelas- kelas pengembangan bakat seperti memanah, berenang, kelas seni dan sains, matematika, arabic class, serta kelas tahfidz dan mengaji yang semuanya berlokasi di ekosistem BATAS.

"Harapannya tempat ini bisa menghadirkan golden generation dari formal education sampai non-formal education, seperti surat Ibrahim, memiliki akar yang kokoh, tidak hanya akademik yang excellent, tapi memiliki moral karakter dan karakter dan tauhid yang baik," tuturnya.

Co-Founder Achmad Zaky Foundation, Achmad Zaky mengapresiasi adanya Preschool Happy Hope tersebut. Menurutnya, anak usia dini memang harus banyak bermain dan belajar dengan menyenangkan.

Konsep BATAS Preschool Hapy Hope, kata dia, seperti Tempat Pembelajaran Al-Quran (TPA) yang modern karena menerapkan kurikulum internasional. 

"Menurut saya itu yang penting sih bagaimana anak-anak itu tidak banyak terekspose dengan gadget, sekarang apalagi tereksposi dengan gadget. Jadi waktu sorenya itu main di BATAS," ujarnya.

Dengan adanya Preschool Hapy Hope, Zaky berharap dapat menunjang perkembangan anak di usia dini, sehingga ketika berada di level pendidikan yang tinggi, anak tersebut dapat memaksimalkan potensi bakat yang dimiliki.

"Poinnya (yang pertama) harus menyenangkan, harus. Kalau saya sih lebih baik anak main, happy, lebih baik," pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore