
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Tim KKN II Universitas Diponogoro 2024 melakukan pemeriksanaan Balita di Kantor Desa Papahan, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. (Istimewa)
Oleh: Syalaisha Jihan Saskirana *)
JawaPos.com - Pemberantasan stunting terus digaungkan dan diimplementasikan baik oleh pemerintah, perguruan tinggi, lembaga, dan tentunya dengan dukungan masyarakat luas. Universitas Diponogoro (Undip) lewat Progam Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan sosialiasi pemberantasan stunting di Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karang Anyar, Jawa Tengah.
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Tim KKN II Universitas Diponogoro 2024, bekerja sama dengan aparat setempat dan masyarakat melaksanakan program pencegahan stunting terpadu pada Senin (12/8/2024). Sosialisasi pencegahan stunting ini merupakan bagian dari rangkaian KKN Undip yang digelar 11 Juli hingga 20 Agustus 2024.
Tim II KKN Undip yang terdiri dari Syalaisha Jihan Saskirana, Afina Rista, Feldyo Wijaya, Akila Phoeby, Dewi Putri Larasati, Yavi Noor Gantari bahu membawa melakukan sosialiasi dan menggerakan masyarakat menjadi wilayah yang lebih peduli terhadap gizi anak. Program pencegahan stunting terpadu digulirkan ini berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kondisi stunting terjadi akibat gizi kronis yang menghambat pertumbuhan fisik dan mental anak, menjadi perhatian serius di Indonesia. Di Desa Papahan sendiri, data menunjukkan 17 balita mengalami stunting. Angka ini menjadi alarm bagi mahasiswa KKN Undip untuk segera bertindak.
"Melihat kondisi ini, kami merasa terpanggil untuk berkontribusi," ujar Feldyo Wijaya, koordinator kelompok KKN Undip.
Dia meyakini dengan upaya bersama, stunting bisa ditekan, bahkan bisa dihilangkan sehingga untuk bisa berkontribusi dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas.
Berbagai kegiatan inovatif telah dilakukan oleh mahasiswa yang tengah melaksnaakan program KKN. Selain pemeriksaan kesehatan rutin pada posyandu balita seperti pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, dan lingkar tangan, mereka juga memberikan edukasi gizi yang kreatif dan menyenangkan kepada ibu-ibu hamil dan menyusui serta sosialisasi terkait manajemen keuangan keluarga dan penjelasan mengenai peran pemerintah dalam memberantas stunting.
Pemberian makanan tambahan, meliputi nugget lele, susu jagung, dan puding ungu yang memiliki banyak manfaat dan kelebihan untuk menjaga kesehatan serta tumbuh kembang balita di Dusun Pandes yang merupakan bagian dari Desa Papahan. Pemberian brosur berisikan resep pembuatan dapat mempermudah para ibu-ibu membuatkan makanan sehat untuk sang buah hati.
"Berkat program KKN ini, saya sekarang lebih paham tentang pentingnya gizi dan cara mengolah makanan yang sehat," ucap salah satu warga Dusun Pandes yang berpartisipasi pada Posyandu Balita.
"Kami ingin anak-anak tumbuh sehat dan bahagia," ujar Yavi Noor Gantari, anggota tim KKN. "Dengan kegiatan yang menyenangkan, anak-anak akan lebih mudah menerima informasi tentang gizi."
Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Bidan desa, kader posyandu, dan pemerintah desa memberikan dukungan penuh. Bersama-sama, mereka berupaya mengubah pola pikir masyarakat tentang pentingnya gizi.
Program pencegahan stunting yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Undip ini menjadi contoh nyata dari semangat gotong royong. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mengatasi permasalahan stunting di Indonesia. Semoga upaya ini dapat menginspirasi daerah lain untuk turut serta dalam mewujudkan generasi emas Indonesia.
*) Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponogoro Semarang

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
