
Plt Sekretaris Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek Tjitjit Sri Tjahjandarie (tengah) menjelaskan soal polemik UKT di Jakarta (16/5). Hilmi Setiawan/Jawa Pos
JawaPos.com - Kemendikbudristek mengklaim program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memiliki dampak luar biasa. Menurut mereka, mahasiswa yang pernah mengikuti MBKM memiliki kecenderungan diterima kerja lebih cepat. Selain itu juga mendapatkan gaji yang lebih besar.
Keterangan tersebut disampaikan Plt Sekretaris Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek Tjitjit Sri Tjahjandarie di Jakarta pada Rabu (15/5).
"Terkait penerapan MBKM setelah tiga tahun ini, ada dampak luar biasa," katanya. Lewat MBKM itu, mahasiswa memiliki pengalaman luar biasa di luar kampus.
Dia mengatakan mahasiswa alumni MBKM memiliki tingkat kompetensi yang lebih baik. "Masa tunggu bekerja pendek," jelasnya. Artinya mahasiswa yang pernah mengikuti MBKM lebih cepat diterima kerja. Selain itu, Tjitjit menyampaikan mereka mereka juga memiliki gaji lebih tinggi dibandingkan rerata umumnya.
Intinya Tjitjit menegaskan program MBKM mampu meningkatkan daya saing lulusan. Program MBKM sendiri memiliki sejumlah kegiatan. Diantaranya lewat program magang. Di dalam program MBKM, kegiatan magang bahkan bisa berlangsung antara satu sampai dua semester. Selain itu lewat MBKM mahasiswa berkesempatan kuliah di luar prodi bahkan sampai di luar perguruan tingginya.
Terkait dengan peluang kerja bagi lulusan perguruan tinggi, lembaga pemeringkatan dunia QS World Ranking baru saja merilis QS Rank 2024. Salah satu indikator pemeringkatan mereka adalah Employability. Untuk kategori kampus swasta (PTS) skor tertinggi di Indonesia jatuh pada Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ).
Skor QS Rank untuk kategori Employability itu, diwujudkan kampus dengan banyaknya alumni yang mudah dan cepat dalam mendapatkan pekerjaan setelah lulus dari bangku perkuliahan.
Rektor UAJ Yuda Turana mengatakan, problem mahasiswa menjelang kelulusan yaitu adanya ketakutan untuk melangkah memulai perjalanan karir. Untuk mengatasinya, mereka terus berupaya agar mahasiswa dapat mudah dan cepat dalam mencari pekerjaan.
"Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai kerja sama erat yang dibangun dengan berbagai perusahaan, industri, organisasi, komunitas, dan pemerintahan," katanya.
Lebih lanjut Yuda mengatakan bahwa, prospek kerja bagi lulusan mereka menjadi perhatian utama pihak kampus. Untuk itu, berbagai program telah dirancang dalam rangka mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang kompeten dan berkualitas. Seperti program magang, praktik, proyek, aktivitas pendampingan, dan berbagai program lainnya.
Lewat kegiatan itu, mahasiswa di UAJ dapat memperkuat pengetahuan yang mereka peroleh di kelas secara langsung sebelum terjun ke dunia kerja.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
