
Ketua ISEI Surabaya Soni Harsono.
JawaPos.com–Sudah menentukan pilihan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang kuliah dengan jurusan apa? Nah, di pertemuan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) cabang Surabaya yang digelar Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ada sederet fakta yang dibeberkan. Salah satunya yakni minat belajar di program studi ekonomi.
Ketua ISEI Surabaya Soni Harsono mengatakan, ada penurunan minat mahasiswa baru yang mengambil jurusan studi ekonomi. Studi ekonomi di era sekarang berbeda jauh dibandingkan pada 20 tahun lalu. Dia menyatakan, 20 tahun lalu, mahasiswa ekonomi akan banyak belajar teori. Saat ini, teori itu tetap ada namun praktik dituntut persentasenya lebih besar.
”Jadi, tidak bisa sekadar teori-teori. Mahasiswa ekonomi saat ini dituntut juga memahami dan banyak praktiknya. Nah, konsep Merdeka Belajar itu saya nilai cukup membantu mahasiswa untuk menimba ilmu di banyak tempat,” jelas Soni saat ditemui pada halalbihalal di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS).
Dia berharap mahasiswa di era sekarang bisa beradaptasi dengan cepat. Terutama dengan ekosistem digital. Soni menuturkan, studi ekonomi yang bersinggungan dengan digital justru banyak dilirik mahasiswa baru. Misalnya, digital marketing.
Lantas, bagaimana dengan artificial intelligence yang turut meramaikan pasar keilmuan? Soni menilai jika kehadiran artificial intelligence tidak sepenuhnya menggeser para pekerja di bidang ekonomi.
”Artificial intelligence itu semacam inovasi dan dijadikan kendaraan untuk bekerja lebih cepat. Tapi, saya nilai artificial intelligence tidak sepenuhnya menggantikan pekerja atau ekonom,” tegas Soni Harsono.
Sementara itu, Wakil Dekan 1 FEB Kristianingsih mengatakan, pertemuan dengan ISEI tersebut menjadi penyambung silaturahmi keilmuan bersama. Tak hanya ISEI Cabang Surabaya, FEB UWKS juga mengundang Otoritas Jasa Keuangan hingga BI Jatim.
”Untuk bertukar ilmu kondisi ekonomi saat ini bagaimana di momen halalbihalal ini,” ungkap Kristianingsih.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
