Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Juni 2022 | 16.17 WIB

Kemenag Segera Umumkan 600 Santri Penerima Beasiswa S1 dan S2

BERJAJAR RAPI: Saat pengajian digelar, para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Assuniyah, Jember, saling menjaga jarak. Mereka juga disiplin menggunakan masker. (Dok. Jawa Pos) - Image

BERJAJAR RAPI: Saat pengajian digelar, para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Assuniyah, Jember, saling menjaga jarak. Mereka juga disiplin menggunakan masker. (Dok. Jawa Pos)

JawaPos.com - Seleksi peserta Program Beasiswa Saantri Berprestasi (PBSB) tahun 2022 memasuki tahap akhir. Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) segera mengumumkan para santri calon penerima beasiswa program tersebut.

“Kami akan menjaring 600 santri penerima beasiswa. Insya Allah akan kami umumkan pada 9 Juni 2022,” kata Direktur PD Pontren Waryono Abdul Ghofur kepada wartawan, Senin (6/6).

600 mahasantri tersebut adalah calon penerima beasiswa untuk jenjang pendidikan strata 1 dan 2 di Perguruan Tinggi dalam negeri. Serangkaian tahap telah dilakukan dalam menjaring para santri terbaik dengan memaksimalkan berbagai instrumen.

"Kami tahu, menentukan kelulusan itu tidak gampang. Karena bukan semata faktor akademik saja yang menjadi penilaian, melainkan potensi-potensi lain menjadi faktor penentu yang harus diungkap," imbuhnya..

Waryono mengingatkan kembali visi besar PBSB untuk menguatkan peran pesantren di tengah masyarakat. Menurutnya, penting menjadi penilaian tersendiri bagi santri-santri yang menunjukan tekad kuat dalam mendedikasikan dirinya pada pesantren, sekaligus melangsungkan amanat yang tertuang dalam Undang-Undang tentang Pesantren.

"Kita berharap mahasantri ini akan menjadi agen-agen yang memberi andil dalam mengokohkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kemampuan akademik bisa sama-sama diasah di kampus, tetapi hati yang baik serta loyalitas kepada NKRI perlu pembinaan dan pembiasaan dalam waktu yang amat Panjang,” tegasnya.

“Dengan demikian, perlu jadi pertimbangan bahwa santri yang lulus tidak hanya mencapai ranking tertinggi tetapi memiliki loyalitas kepada NKRI. Mereka tidak hanya akan sukses tetapi dapat benar-benar memberi kontribusi pada negeri," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Pendidikan Pesantren Basnang Said menambahkan, ada 13.011 santri yang mendaftar, dari 1.730 pesantren. Namun, yang melengkapi data persyaratan pendaftaran berjumlah 6.391 santri. Dari jumlah itu, sebanyak 6.169 dinilai memenuhi syarat. Mereka lalu mengikuti tes CAT pada 24 – 28 Mei 2022. Hasilnya, ada 1.200 santri yang lolos ke tahap II untuk dipilih 600 peserta.

"Perguruan Tinggi Mitra diharapkan dapat memberikan informasi yang tepat untuk para lulusan sehingga mereka lancar melangsungkan proses registrasi hingga akhirnya melaksanakan program perkuliahan di program studi masing-masing. Hal ini agar mereka yang lulus benar-benar mengambil jalur PBSB, sehingga tidak ada informasi mereka yang lulus kemudian mengundurkan diri," ujar Basnang.

Santri yang dinyatakan lulus harus mengikuti matrikulasi. Program ini diarahkan untuk memberikan pembekalan dan penguatan based knowledge agar tidak terjadi shock ketika santri memasuki lingkungan pembelajaran baru.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore