Mahasiswa Lincoln University di Kampus Unair.
JawaPos.com–Program Studi S1 Ekonomi Islam (Ekis), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Airlangga (Unair) kembali menerima kunjungan sembilan mahasiswa beserta Dekan dari Faculty of Agribusiness and Commerce, Lincoln University, Selandia Baru.
Kunjungan itu merupakan kali ketiga dalam rangka student inbound - full time selama dua minggu untuk mengikuti Summer School dengan topik Food Security, Sustainability, dan Islamic Finance. Kegiatan inbound itu meliputi beberapa agenda antara lain, kuliah akademik, kunjungan bisnis dan budaya, belajar tari tradisional dan bahasa, kelas memasak, aksi sosial, city tour, hingga mengajar ke sekolah dasar dan menengah di Surabaya.
Opening Ceremony di Aula Tirto, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga dibuka Dr. Ahmad Rizki Sridadi S.H., MH., MM., Wakil Dekan III FEB Unair; Prof. Dr. Sri Herianingrum SE., MSi., Ketua Departemen Ekonomi Syariah FEB Unair; dan Bayu Arie Fianto SE., MBA., PhD, PIC program sekaligus Koordinator Program Studi S1 Ekonomi Islam Unair. Pihak Lincoln University diwakili Prof. Hugh Bigsby, Dekan Faculty of Agribusiness and Commerce.
Prof. Hugh menyampaikan terima kasih atas diterimanya 9 mahasiswa Lincoln University dalam Summer School. Pihaknya akan terus meningkatkan kerja sama dengan FEB Unair utamanya dengan Prodi S1 Ekis FEB Unair.
Beragam Kegiatan
PIC program sekaligus Koordinator Program Studi S1 Ekonomi Islam Unair Bayu Arie Fianto menjelaskan, program summer school itu terdiri dari empat kelas utama. Yakni Overview of Agribusiness in Indonesia; Academic Reform and Sustainability of Higher Education in Indonesia; Indonesia, Muslim, Poverty and Islamic Finance; serta Exploring the Role of Organization Creativity and Open Innovation in Enhancing SMES Performance in Indonesia.
Mahasiswa Lincoln University mengikuti Campus Tour Universitas Airlangga.
Program itu dilatarbelakangi atas perhatian yang mendalam atas berbagai krisis yang terjadi saat ini. Selain itu, untuk mengenalkan budaya Indonesia khususnya dalam bidang ekonomi dan bisnis.
”Kami berikan perkuliahan dengan topik yang relevan dan menyediakan forum diskusi untuk mencari solusi permasalahan terkait dengan food security, dengan skema Islamic finance, untuk menuju sustainability,” tutur Bayu.
Menurut Bayu, pengetahuan akan Islamic finance juga sangat penting dalam merintis suatu bisnis, khususnya di Indonesia. Sebab, Indonesia adalah negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia.
Program Summer School itu, tidak hanya diisi unsur akademis, tapi juga campus and city tour ke beberapa tempat di Surabaya. ”Para mahasiswa kami bawa ke industri yang ada di Indonesia. Kemudian juga ke NGO dan ikut program pengabdian masyarakat bersama para petani rumput laut di Sumenep,” tambah Bayu.
Berani Kenalkan Ekonomi Syariah

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
