
Photo
JawaPos.com - Sekolah KB TK SD SMP Islam Bani Hasyim Singosari dapat menjadi contoh dalam penerapan Protokol kesehatan (prokes) pendidikan. Sebab, meski sudah melakukan uji Pembelajaran Tatap Muka (PTM) selama kurang lebih 5 bulan yang lalu, sosialisasi Prokes tetap intens dilakukan.
Yayasan Bani Hasim juga kembali menghelat Sosialisasi protokol kesehatan di Bidang Pendidikan. yang langsung disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto, dalam memberikan pengarahan dan sosialisasi untuk para Wali santri.
Hadir pula, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rachmat Hardijono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, Jajaran Muspika Singosari dan Civitas Akademika Bani Hasyim serta perwakilan Para Wali Santri KB, TK SD Bani Hasyim Singosari Malang.
Ketua Yayasan Bani Hasyim Aji Purnawarman mengatakan, Meski sudah kurang lebih sekitar 5 bulan terkahir ini pihaknya sudah melakukan uji coba PTM dengan prokes yang ketat, namun evaluasi dan sosialisasi terap gencar dilakukan.
Terlebih, dalam rangka memasuki persiapan tahun ajaran baru yang akan datang. Sebenarnya, Bani Hasyim sudah sangat siap dengan segala prokes pendidikan yang ditunjang dengan peralatan prokes lengkap. Termasuk satgas prokes pendidikan juga sudah ada di sini, hal itu untuk antisipasi jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan.
”Itu sudah kami lengkapi sejak sejak awal pandemi,” imbuhnya.
Di Yayasan Bani Hasyim ini, dikatakan dia, ditunjang fasilitas Peralatan prokes dan satgas sekolah yang lengkap. Contohnya, 2 tim dengan masing-masing 6 orang beserta peralatan lengkapnya. Tak hanya itu, pihaknya menyediakan persediaan Handsanitizer sebanyak 10 galon refil, Sabun 10 galon refil dan Disinvektan sebanyak 100 set.
Meski begitu, pihaknya tetap akan terus memperketat prokes pendidikan di lingkungan internal Bani Hasyim. Karenanya, ia mengimbau pada wali santri, agar tetap melakukan dan mematuhi prokes baik dirumah atau di lingkungan Yayasan Bani Hasyim.
“Karena selama ini sudah sangat concern dan serius dalam menangani prokes covid ini, dan kami butuh kerjasama dari para wali murid,” terangnya.
Selama ini, dia menilai, pembelajaran daring berjalan optimal dan berjalan dengan baik. Hal itu, dapat dilihat dari transfer knowledge yang tetap bisa terjaga dengan baik meskipun secara daring.
Di tempat yang sama, dalam memberikan sosialisasi, Wabup Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto, S.H, MH mengatakan, pihaknya mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan Bani Hasyim Ini. Menurut dia, ini bisa menjadi percontohan untuk sekolah-sekolah lainnya. Sebab, memiliki kesadaran penuh untuk tetap mensosialisasikan prokes pendidikan kepada wali murid.
Secara pribadi, dia menilai, pembelajaran daring selama Covid-19 mayoritas beberapa orang tua masih mengeluhkan.
Artinya, Bagaimana model PTM bisa segera dilakukan, dan yang menjadi kebutuhan bagaimana evalusiasi perkembangan pendidikan anak-anak.
Sehingga, dikatakan dia, Sistem dan model simulasi PTM dengan memperhatikan prokes pendidikan harus diatur di masing-masing sekolah. Misalnya, dia mencontohkan, diawali 30 persen atau 50 persen.
Selain itu, dicontohkan pula, misalnya PTM diatur menggunakan pembagian jam atau pembagian kelas yang masuk. “Itu bisa di komunikasikan antara satgas sekolah dan satgas covid pemkab,” imbuhnya.
Hal ini agar mengetahui perkembangan pendidikan dan perkembangan penyebaraan covid di lingkungan sekolah. “Yang terpenting harus ada evaluasi harian, Mingguan dan bulanan,”tambahnya.
Ditegaskan Didik, Menjadi kewajiban bersama dalam menerapkan 5 M, sebab itu juga yang menjadi standart layanan covid di lingkunhan sekolah. “ Itu menjadi hal yang penting, dan harus selalu di sosialisasikan,” imbaunya.
Terlebih, Pemerintah juga sudah mendukung program vaksinasi secara gratis, termasuk untuk guru guru di lingkungan sekolah yang mana untuk meningkatkan imunitas.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
