
Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Mardhiyah melakukan pembelajaran jarak jauh dengan sistem Dalam Jaringan (Daring) dari rumah di Perumahan Villa Naira di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020). Sekolah dengan tetap menerapkan sistem PJJ di awal
JawaPos.com - Anggota Komisi X DPR RI Esti Wijayati mengatakan bahwa banyak dari orang tua mengeluh soal pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dia mengatakan, bahwa ada puluhan ribu orang tua yang tidak ingin pelaksanaan PJJ terus berlangsung.
’’Sistem daring yang saya lihat selama ini yang sudah terjadi, mungkin hampir 10.000-an saya sudah betemu orang tua siswa ada di banyak titik, tidak ada satu pun yang suka dengan sistem daring ini,’’ ucapnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panja Peta Jalan Pendidikan secara virtual, Rabu (11/11).
Ia merasakan bahwa ada sistem yang salah dari PJJ ini. Khususnya keterbatasan infrastruktur yang membuatnya membebani peserta dan tenaga didik. "Sistem ini memberatkan baik orang tua, siswa apalagi gurunya," jelasnya.
Untuk itu dia meminta agar pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap PJJ. Sebab, sebagian masyarakat sudah memijta agar kegiatan belajar tatap muka diberlakukan kembali jika permasalahan ini berlarut-larut.
Apabila, PJJ akan dimasukkan ke dalam peta jalan pendidikan, maka harus ada perubahan budaya yang menyeluruh. Tentunya hal itu akan memakan waktu lama.
’’Dalam waktu lima tahun ke depan, saya yakin ini tidak bisa selesaikan dengan baik. Tetapi kalau target kita 40 tahun ke depan, Indonesia mungkin jadi pionir dalam bidang pendidikan, itu bisa,’’ imbuhnya.
Agar peta jalan pendidikan berjalan baik, dia berharap agar dimatangkan apa tujuannya terlebih dahulu. ’’Dari sistem konvensional tatap muka lalu dikombinasi dengan sistem daring ini menjadi kekuatan kita untuk menuju ke masa depan pendidikan yang lebih baik,’’ tuturnya. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=I5mit0101p8

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
