
Unas SMA/MA Sederajat Hari Ketiga
JawaPos.com – Peserta ujian nasional (unas) mendadak panik. Saat siswa mengerjakan soal, tiba-tiba saja listrik padam. Untungnya, listrik hanya mati selama 5 menit.
Insiden listrik padam itu terjadi di SMA Semen Gresik dan SMA YPI Darussalam Cerme. Di SMA Semen, gangguan listrik terjadi ketika siswa menggarap soal dalam ruang ujian. Mereka pun panik. ’’Tapi, syukurlah listrik mati sebentar saja. Cuma lima menit,’’ kata Kepala SMA Semen Gresik Suud Suaidi.
Padamnya listrik, kata Suud, tidak sampai mengganggu jalannya unas. Sebab, hasil pekerjaan siswa masih tersimpan dengan utuh di setiap komputer atau klien. Mereka tinggal melanjutkan pekerjaan ke soal nomor berikutnya. Bahkan, banyak yang sudah tuntas mengerjakan soal. ’’Untung (lampu mati, Red) pada menit-menit terakhir,’’ ujarnya.
Suud menjelaskan, listrik padam bukan akibat kesalahan PLN. Sebab, jaringan listrik di SMA Semen mengikuti jaringan tersendiri dengan PT Semen Gresik.
Hal serupa dialami SMA YPI Darussalam Cerme. Di sekolah tersebut, listrik dilaporkan padam pada pukul 07.20. Artinya, siswa belum mengerjakan soal. Untunglah, sekolah telah selesai merilis token. Jadi, siswa bisa mengerjakan soal tepat waktu pukul 07.30. ’’Gangguan itu bisa cepat ditangani,’’ tutur Kasi Pembelajaran SMA/SMK Cabang Dispendik Wilayah Gresik Rita Riana.
Hingga hari ketiga Rabu (12/4), tiga siswa dinyatakan absen. Masing-masing berasal dari SMA NU 2 Gresik, SMA Assa’adah Bungah, dan SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Siswa asal SMA NU 2 Gresik absen karena mengundurkan diri, siswa SMA Assa’adah Bungah diketahui meninggal, dan seorang siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik absen lantaran sakit.
Siswa yang sakit asal jurusan IPA bernama Regina Putri Al Ghania. Yang bersangkutan absen unas sejak Selasa (11/4) akibat demam berdarah (DB). Pada hari pertama Senin (10/4), dia ikut ujian. Dengan demikian, Regina akan ikut unas susulan pada 18–19 April.
Kamis (13/4) merupakan hari terakhir unas SMA/MA. Materi ujian adalah mapel pilihan sesuai dengan jurusan masing-masing. Siswa sudah menentukan pilihan mapel berdasar minat dan kemampuan.
Di Kabupaten Gresik, sebagian besar siswa jurusan IPA memilih mapel biologi. Kemudian, kimia dan fisika. Di SMA Muhammadiyah 1 Gresik, 70 persen siswa jurusan IPA memilih biologi. Pilihan kedua adalah kimia dengan persentase 20 persen dan 10 persen lagi memilih fisika.
Untuk jurusan IPS, sebagian besar memilih geografi 60 persen. Sosiologi dan ekonomi masing-masing 20 persen. ’’Ini sesuai dengan minat dan kemampuan anak-anak,’’ ujar Wakil Kepala SMA Muhammadiyah 1 Gresik Ainun Jariyah.
Demikian pula SMAN 1 Sidayu. Sebagian besar siswa jurusan IPA memilih biologi, kemudian disusul fisika dan terakhir kimia. Mayoritas siswa jurusan IPS memilih ekonomi, disusul pelajaran geografi dan terakhir sosiologi.
Jurusan bahasa lain lagi. Sebagian besar memilih bahasa asing, sastra Indonesia, lalu antropologi. ’’Semua pilihan siswa disertai persetujuan wali murid,’’ jelas Kepala SMAN 1 Sidayu Arif Suswanto.
Kondisi serupa terjadi di SMAN 1 Menganti. Kepala SMAN 1 Menganti M. Fadoli mengakui bahwa siswa jurusan IPA lebih banyak memilih biologi. Pilihan kedua terbanyak fisika dan terakhir kimia. Adapun jurusan IPS, sebagian besar memilih sosiologi, kemudian geografi dan pilihan paling sedikit ekonomi. (mar/c14/roz/sep/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
