Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 April 2019 | 06.30 WIB

Relawan Amerika Bersatu Jokowi-Ma'ruf Galang Donasi USD 5 Ribu

anggota ppk wonokromo tumbang. Aryo mahendro - Image

anggota ppk wonokromo tumbang. Aryo mahendro

JawaPos.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta semua pihak untuk menghargai dan mengapresiasi kerja petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Khususnya, bagi petugas yang meninggal saat atau usai menjalankan tugasnya pada pemilihan umum (pemilu) 2019.

TKN dan Relawan Amerika Bersatu Jokowi-Ma'ruf akan memberikan santunan bagi para pejuang demokrasi yang gugur. "Kami harus hargai petugas KPPS yang hingga meninggal. Mereka berjuang demi tegaknya demokrasi Indonesia," ujar Juru Bicara TKN Ace Hasan Syadzily, Sabtu (27/4).

Ace menilai, kerja petugas KPPS pada pemilu kali ini sangatlah penting. Sebagai pelaksana di garis terdepan, mereka memastikan pesta demokrasi tahun ini berjalan lancar, sukses, dan aman.

"Mereka bekerja siang-malam hingga berhari-hari hanya demi menjamin kelancaran pemilu. Apresiasi kami setinggi-tingginya buat KPPS," ujar Ace.

Ketua DPP Partai Golkar tersebut juga mengimbau penyelenggara untuk mengevaluasi pemilu serentak 2019. Agar ke depannya, tidak ada lagi korban jiwa akibat pelaksanaan pesta demokrasi ini.

"Saya kira proses demokrasi Indonesia saat ini selalu mengalami trial and error. Memang perlu ada evalusi terhadap penyelenggaraan pemilu serentak," ujar Ace.

TKN juga akan mengumpulkan iuran untuk santunan petugas KPPS yang meninggal dunia karena melaksanakan tahapan pemilu. Menurut dia, jasa petugas KPPS tidak boleh dipandang sebelah mata oleh siapapun. Apalagi dengan menuduh tanpa bukti bahwa pemilu dipenuhi kecurangan.

"Saya kira sangat zalim rasanya kalau pengorbanan yang dilakukan petugas KPPS, hingga nyawapun diberikan untuk demokrasi Indonesia, malah ditanggapi dengan mengatakan bahwa pemilu Indonesia ini penuh kecurangan dan perlu diulangi kembali," kata Ace.

Direktur Komunikasi Politik TKN Usman Kansong mengatakan, selain TKN, relawan Amerika Bersatu juga sedang mengumpulkan dana untuk disumbangkan kepada keluarga KPPS, prajurit TNI dan Polri yang wafat. Mereka menargetkan bisa mengumpulkan dana USD 5 ribu.

"Nanti dana yang terkumpul juga akan diserahkan ke KPU," ucapnya.

Perlu diketahui, jumlah anggota KPPS yang meninggal dunia bertambah menjadi 253. KPU berencana memberikan santunan kepada keluarga KPPS yang meninggal dunia dan anggota yang sakit.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore