
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, perkiraan ada tidaknya perang bermanfaat untuk memilih strategi yang tepat dalam penguatan hankam, Sabtu (30/3).
JawaPos.com - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto merasa capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) terlalu percaya dengan para pembisiknya. Misalnya soal tidak akan ada perang dalam 20 tahun ke depan.
Padahal, kata Prabowo, ketika dirinya menjadi Letnan Dua TNI, pernah pula para petingginya yakin tidak akan ada perang. Nyatanya, lanjut Prabowo, dia harus pergi untuk menyelesaikan konflik Timor Timur.
Menanggapi hal itu, Jokowi menegaskan bahwa laporan yang ia terima merupakan sebuah perkiraan. Yang namanya perkiraan, sambung Jokowi, bisa benar, bisa juga tidak.
"Ini namanya perkiraan. Artinya intelijen strategis kita memperkirakan tidak ada (perang). Jadi, perkiraan bisa betul juga bisa keliru," ujar Jokowi di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (30/3).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, perkiraan dibutuhkan dalam sebuah perencanaan. Dengan demikian, pemerintah bisa tahu langkah-langkah atau strategi apa yang digunakan untuk penguatan pertahanan-keamanan (hankam).
"Oleh sebab itu, dalam rangka strategi ke depan kita menjadi tahu, jangan sampai kita kleru (Jawa: keliru), strateginya jadi kleru," ucapnya.
Lebih lanjut, menegaskan bahwa pemerintahannya juga fokus pada penguatan hankam, Jokowi merinci saat ini sudah ada radar udara di 19 titik dan radar maritim di 11 titik. "Jadi, itu dalam rangka menjaga kedaulatan Indonesia," pungkasnya.
Sekadar informasi, Prabowo sempat menceritakan kisahnya saat menjadi Letnan Dua TNI. Kala itu Prabowo mendapatkan informasi dari para jenderalnya yang menyebut dalam 20 tahun ke depan tidak akan terjadi perang terbuka.
"Tahu-tahu tahun 1975 Timor Timur meletus. Saya Letnan Dua berangkat ke Timor Timur. Padahal jenderal-jenderal saya memberi pengarahan tidak ada perang," tegasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
