
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto
JawaPos.com - Pendaftaran pasangan capres dan cawapres di KPU sebentar lagi bakal dilakukan Agustus mendatang. Saat ini, sejumlah nama cawapres yang akan mendampingi Joko Widodo alias Jokowi, mulai mencuat. Sejumlah kalangan menilai Jokowi bakal memilih wakilnya dari partai pendukung.
Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya`roni mengatakan, terdapat lima parpol yang sudah resmi mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Jika cawapres dari ketum parpol, kata dia, sosok Ketum Golkar Airlangga Hartarto lebih pantas mendampingi Jokowi.
"Sebaiknya Jokowi memilih Ketum Golkar sebagai pendampingnya," kata Sya`roni di Jakarta, Kamis (1/3).
Dia menerangkan, Golkar memiliki basis massa yang kuat. Terpilihnya Airlangga bisa karena dianggap sebagai kelanjutan dari JK yang kemungkinan tidak lagi menjadi cawapres Jokowi. Apalagi, Airlangga dan JK sama-sama dari Golkar.
"Popularitas Airlangga juga secara meyakinkan mulai naik," ujarnya.
Sya`roni menambahkan, secara head to head Airlangga lebih unggul dari ketua umum parpol lainnya seperti Surya Paloh, Cak Imin, dan Shohibul Iman. Sebagai partai terbesar kedua, Golkar juga selama ini loyal usung Jokowi. Menurutnya, sudah tepat Jokowi memilih Airlangga sebagai wakilnya.
Sebelumnya, politisi senior Partai Golkar yang juga Ketua Umum SOKSI, Ali Wongso Sinaga menilai rasionalitas pertimbangan Jokowi dalam menentukan pendampingnya sudah terukur dan dipikirkan matang-matang.
Ali Wongso memperkirakan tiga pertimbangan Jokowi itu yakni visi-misi, karakter, dan chemistry dengan Jokowi, serta basis pendukung. Soal visi-misi, Ali mengatakan, calon pendamping Jokowi harus memiliki fokus terhadap penyelesaian tantangan banga lima tahun ke depan.
Menurut dia, tantangan paling menonjol yaitu masalah ekonomi, seperti penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli masyarakat, serta penurunan ketimpangan wilayah melalui pemerataan pembangunan.
Ali berharap calon pendamping Jokowi juga dapat bersinergi menciptakan kepemimpinan yang kuat dan efektif. Terakhir, sosok pendamping Jokowi harus memiliki basis dukungan rakyat yang luas guna mendukung pemerintah.
Melihat ketiga pertimbangan tersebut, Ali menilai Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto merupakan figure yang layak menjadi cawapres pendamping Jokowi.
“Siapa pun tak dapat memungkiri bahwa beliau (Airlangga) adalah ekonom yang cerdas dan berwawasan jauh ke depan serta berorientasi problem solving,” kata Ali.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
