
ILUSTRASI
JawaPos.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah tidak akan memaksakan warga Nahdliyin untuk memberikan hak suaranya kepada pasangan calon tertentu di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PWNU Jawa Tengah, Abu Hafsin menanggapi terpilihnya dua kader NU, Taj Yasin Maimoen dan Ida Fauziah. Masing-masing dari mereka akan maju sebagai calon wakil gubernur dari calon gubernur Ganjar Pranowo dan Sudirman Said.
"Saya kira bukan menjadi masalah karena kita bebas untuk memilih siapapun. Sikap perbedaan itu kan hal biasa," ungkap Hafsin ketika dihubungi, Jumat (12/1).
Terpilihnya Taj Yasin dan Ida Fauziah, menurutnya merupakan berkah tersendiri baginya. Hafsin sendiri menilai keduanya sebagai kader-kader terbaik yang dimiliki organisasinya selama ini, sehingga Hafsin optimis apapun yang dilakukan para bakal calon gubernur tersebut tidak akan memecah belah basis NU.
"Saya tidak menghendaki terjadi terjadinya perpecahan dan mudah-mudahan saja tidak terjadi. Dengan adanya hal ini, warga NU justru secara tidak langsung dididik untuk menjadi lebih dewasa," lanjutnya.
Hafsin menyatakan Pilgub adalah ranah partai politik. Akan tetapi diakuinya, pasti sudah ada orang-orang NU yang masuk menjadi tim kampanye Ganjar-Taj Yasin dan Sudirman-Ida. Menimbang adanya kemungkinan itu, Hafsin menegaskan agar mereka tidak mengatasnamakan NU.
"Kepada warga NU yang tergabung dalam tim kampanye Ganjar-Yasin maupun Sudirman-Ida diharapkan mampu memposisikan dirinya dengan cara proporsional," tandasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
