
Ilustrasi
JawaPos.com - Pada tanggal 12,13, dan 14 Februari nanti adalah masa tenang Pilgub DKI Jakarta. Dimana saat itu, tak akan ada lagi kampanye secara fisik maupun non fisik seperti di media sosial.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Sumarsono menerangkan bahwa per tanggal 11 Februari tepatnya pukul 23.59 WIB, kampanye di medsos harus hilang. "Harus ditutup, dan enggak boleh ada aktivitas di medsos," kata dia di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (10/2).
Dia lantas mewarning bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan Bawaslu DKI dan Polda Metro Jaya untuk mengawasi kegiatan di medsos di masa tenang. Bila ada pelanggaran maka akan ditindak.
"Kita sudah bekerjasama dengan Cyber Crime dari Polda Metro Jaya. Tentu akan ditindak kalau ada pelanggaran," ucap dia. Karena menurut dia, kegiatan di medsos banyak membuat kegaduhan. Sehingga antisipasi dini mesti dilakukan sejak sekarang.
Diketahui bahwa hari ini tiga pasangan calon yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni bakal kembali berdebat. Mereka melakukan debat ketiga yang merupakan debat final. (elf/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
