
us Ipul saat menghadiri penganugerahan dunia untuk Masudin, pakar terapi syaraf telinga asal Jombang, Jumat (9/3)
JawaPos.com - Calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menghadiri acara penganugerahan gelar dunia kepada Masudin, pakar terapi syaraf telinga dunia asal Jombang, Jumat (9/3). Selain Gus Ipul, acara penganugerahan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar dan artis senior, Opick.
Masudin sendiri mendapat dua gelar sekaligus dari yayasan rekor dunia, Centurion World of Record. Pertama, Masudin karena dia menjadi orang pertama yang mampu mengobati pasien tuna rungu melalui pengobatan alternatif. Dan yang kedua, dia menjadi orang tercepat yang mampu menyembuhkan 50-100 pasien tuna rungu dalam waktu kurang dari 20 detik.
Ratusan pasien juga nampak mengikuti acara tersebut. Tidak hanya pasien lokal asal Indonesia, tapi ada pula pasien yang berasal luar negeri, seperti Amerika Serikat dan Malaysia.
Salah seorang pasien asal Amerika Serikat adalah Managing Director Stern Resources yang juga salah satu miliarder asal Amerika Carl E. Bolch III. Dia datang dengan ditemani Chief Executive Officer (CEO) Stern Resources, Hartadinata Harianto.
Hartadinata menjelaskan bahwa pihaknya sudah membawa Carl berobat di beberapa klinik di Amerika tapi hasilnya kurang memuaskan. "Seumur hidup, partner saya sudah berobat di Amerika, tapi pendengarannya masih nggak bener. Di sini, baru di obati sebentar saja sudah lebih baik," ucapnya.
Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, memberikan apresiasi kepada Masudin. “Terus terang, saya baru mendengar ada salah satu pasien asal Amerika yang cukup berhasil diterapi oleh Pak Mashudi. Ini pengobatan alternatif. Sebagai orang beriman, kita percaya bahwa Allah punya cara dalam menyembuhkan hambanya," ujarnya.
Gus Ipul menambahkan, apa yang dilakukan Mashudi merupakan contoh inovasi non akademik yang diramu dengan ilmu kedokteran. Dia berharap inovasi tersebut bisa dikembangkan. Sehingga akan lebih banyak masyarakat yang menerima manfaatnya. "Mudah-mudahan inovasi seperti ini bisa terus berkembang. Sehingga, masyarakat bisa mendapat manfaat," tambah mantan Ketua Umum GP Ansor tersebut.
Ke depan, Gus Ipul berharap pengobatan tersebut mengantongi izin resmi dari pemerintah. Pengobatan ala Masudin itu tetap harus didaftarkan melalui proses resmi. Pemerintah sendiri akan memberikan perhatian terhadap terapi alternatif itu.
Terlebih lagi, pengobatan itu mendapat pengakuan dari luar negeri. "Sehingga, harus diproses, dilihat, hingga diperiksa. Saat ini, memang tidak sedikit yang mencari pengobatan alternatif. Selama pengobatan itu masih bisa dipertanggungjawabkan, dari sisi peraturan dan ketentuan bisa dikembangkan lebih lanjut," tegas Gus Ipul.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
