
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya disaksikan Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo saat Debat Kelima Pilpres 2024 di Balai Sidang JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024).
JawaPos.com - Debat calon presiden (capres) 2024 digelar kembali untuk terakhir kalinya di Jakarta Convention Center (JCC), Kawasan Senayan, DKI Jakarta.
Dalam debat kali ini Prabowo Subianto selaku capres nomor urut dua mengungkapkan mengenai dirinya telah mensponsori UU bagi penyandang disabilitas.
Hal tersebut diungkapkan saat debat kelima dalam sesi tanya jawab yang ditujukan kepada capres dua.
Moderator memberikan pertanyaan yang ditujukan untuk Prabowo Subianto dengan sub tema kesejahteraan sosial dan inklusi.
"Negara yang beradab adalah negara yang memenuhi kelompok rentan, termasuk disabilitas,” ungkap Prabowo Subianto dikutip dari kanal Youtube KPU (5/2).
“Pasal 5 undang-undang penyandang disabilitas diantaranya mengatur tentang pemberian konsesi dan penyediaan data belum terpenuhi. Pertanyaannya, apa komitmen paslon dalam pemberian konsesi penyediaan data, penyandang disabilitas,” terangnya.
Capres nomor urut dua ini juga mengakui jika persoalan ini adalah hal yang penting dan krusial.
"Masalah ini sangat penting, dan saya sendiri sudah sejak awal berjuang di bidang politik sebagai ketua umum Gerindra. Kami yang mensponsori UU disabilitas,” terang Prabowo Subianto.
"Kami termasuk yang mendorong lolos di DPR, kami juga berkomitmen bahwa kita harus memberikan pendidikan khusus untuk mereka membantu, saya juga sering mengirim olahraga untuk tim-tim disabilitas, sepak bola disabilitas dan sebagainya," ungkapnya.
Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya dukungan untuk mendukung disabilitas.
"Tapi intinya bahwa kita harus lebih berpihak kepada mereka, dan kita berkomitmen untuk juga nanti merekrut mereka ini pekerjaan-pekerjaan yang bisa mereka lakukan di pemerintahan, dan juga di komunitas pertahanan, ada bidang-bidang yang mereka bisa laksanakan."
Prabowo Subianto menganggap rencananya untuk bekerja sama dengan berbagai pihak agar pihak disabilitas bisa mandiri dan beraktivitas dengan lebih lega.
"Ya sekarang kita juga bekerja sama dengan pihak-pihak luar mencari teknologi untuk membantu kaum disabilitas, antara lain untuk membantu mereka yang memiliki permasalahan dengan penglihatan, ada teknologi baru yang dapat membantu mereka agar bisa hidup mandiri mendekati layaknya orang-orang normal."

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
