
Pasangan Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, membuka rekening untuk mengumpulkan dana kampanye dari masyarakat. Hal ini bertujuan untuk membantu kegiatan kampanye pada Pilpres 2019.
Wakil Sekertaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sudaryono membenarkan bahwa tim kampanye Prabowo-Sandi membuka rekening untuk kegiatan kampanye Pilpres 2019. "Memang banyak yang menanyakan apakah kita bisa ikut berpartisipasi untuk ikut berjuang dengan Pak Prabowo untuk memberikan dana, kami jawab bisa," kata Sudaryono, Minggu (25/11).
Sudaryono memastikan kegiatan pengumpulan dana akan berlangsung transparan. Nantinya, dana sumbangan untuk Prabowo-Sandi akan selalu dipublikasikan kepada masyarakat melalui media setiap bulannya.
Menurutnya, transparansi dilakukan oleh tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang telah terlegitimasi lembaga kredibel seperti dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik. Termasuk dari Komisi Informasi Publik (KIP) sebagai partai politik paling transparan. "Transparansi itu sudah menjadi kewajiban kami," ujarnya.
Lebih jauh, Sudaryono mengklaim, para pendukung paslon 02 tidak ingin membiarkan Prabowo dan Sandi berjuang sendiri. Sehingga dia memastikan banyak masyarakat yang akan berkontribusi.
"Mereka tak ingin calonnya berjuang sendiri, jadi masyarakat yang ingin berpatisipasi bisa mengirimkan ke nomor rekening 849500200100002 Bank BNI/BNI Syariah atas nama GalangPerjuanganPS," pungkasnya.
Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berbicara blak-blakan di hadapan para relawannya bahwa saat ini Prabowo-Sandi dan tim tidak memiliki banyak dana untuk menjalani Pilpres 2019. Maka dari itu, dia meminta bantuan kepada para relawannya agar turut menyumbang untuk perjuangan Prabowo-Sandi.
"Terpaksa aku minta bantuan dari kalian semua. Karena kita kekurangan dana perjuangan. Kami minta kerelaan yang mau bantu Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, Rp 20 ribu. Kami nanti akan umumkan nama-nama rekening. Kita hanya (bisa) bergantung kepada rakyat," kata Prabowo di hadapan relawannya di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11).
Prabowo mengaku sempat mencari pinjaman dana ke bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun permintaannya ditolak. Padahal dia mengatakan telah banyak berbuat untuk bangsa dan negara.
Saya mantan perwira tinggi, saya berjuang untuk republik ini. Keluarga saya berjuang, saya minta kredit dari BI enggak dapat. Saya saja enggak dapat, apa lagi tampang kalian, apa lagi pakai jenggot. Tapi kita tidak gentar, tidak berkecil hati," ucapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
