
Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus-Sylvi
JawaPos.com - Absennya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni dalam undangan debat di dua stasiun televisi tengah menjadi perbincangan hangat.
Di situs jejaring sosial Twitter, tak sedikit netizen yang membully Agus-Sylvi. Namun, banyak pula yang memberi dukungan kepada mereka.
Lantas apa yang menjadi alasan Agus-Sylvi urung mengikuti debat?
Manajer Kampanye Agus-Sylvi, Wishnu Wardhana mengatakan, acara debat yang diselenggarakan di televisi pekan kemarin bukanlah resmi dari KPU DKI Jakarta. Dengan kata lain, Agus-Sylvi tak wajib hadir.
"Efek elektoralnya pun tak banyak. Kami menghargai strategi pasangan calon lain memanfaatkan kesempatan yang diberi media elektronik untuk berkampanye. Strategi kami sendiri adalah berkampanye langsung menemui warga, mendengar dan mencatat langsung aspirasi dan keluhan mereka," ujar dia dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Jumat (16/12).
"Semalam, saat paslon lain berdebat di KompasTV, Agus Silvi sedang bersama warga. Agus memenuhi undangan makan malam dari warga Jakarta komunitas Tionghoa di Jakarta Barat. Silvy bertemu warga Jakarta komunitas profesi di Jakarta Selatan," sambung dia.
Dijelaskan Wisnu, Agus-Sylvi saat ini tengah fokus menggunakan waktu yang tersisa hingga hari pencoblosan, untuk sebanyak mungkin berkampanye langsung memenuhi undangan warga. Mulai pagi hingga malam, 7 hari seminggu.
"Terbukti, strategi ini berhasil mendorong kenaikan elektabilitas Agus-Sylvi. Kami sekarang nomor 1 di sejumlah suvei tertentu dan nomor 2 tertinggi di survei lain," pungkasnya.(mam/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
