Ilustrasi mengedukasi anak tentang keuangan. (Pexels/Atlantic Ambience)
JawaPos.com - Di era modern yang penuh dengan kemudahan transaksi dan gaya hidup konsumtif, pemahaman tentang nilai uang menjadi salah satu keterampilan hidup yang sangat penting untuk diajarkan sejak dini.
Sayangnya, banyak orang tua yang masih menganggap bahwa edukasi finansial adalah hal yang bisa dipelajari anak saat dewasa.
Padahal menurut perspektif psikologi perkembangan, cara anak memandang uang sudah mulai terbentuk sejak usia dini melalui kebiasaan dan pola asuh di rumah.
Tanpa pemahaman yang tepat, anak berisiko tumbuh dengan pola pikir konsumtif, sulit mengelola keuangan, atau bahkan tidak memahami nilai kerja keras di balik setiap penghasilan.
Sebaliknya, anak yang dibekali edukasi finansial sejak kecil cenderung lebih bijak dalam mengambil keputusan, memiliki kontrol diri yang baik, serta mampu merencanakan masa depan dengan lebih matang.
Edukasi tentang uang bukan hanya soal menghitung atau menabung, tetapi juga tentang membentuk sikap, nilai, dan kebiasaan yang sehat dalam mengelola sumber daya.
Proses ini tentu membutuhkan peran aktif orang tua sebagai pendidik utama dalam kehidupan anak.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
