
Ilustrasi anak GTM (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Gerakan Tutup Mulut (GTM) belakangan ini menjadi fenomena yang mengkhawatirkan banyak orang tua. Mengapa demikian? Sebab kondisi ini sering muncul tiba-tiba, tanpa penyebab yang jelas, dan berlangsung dalam waktu yang tidak menentu. Biasanya hanya diikuti tanda tidak tertarik pada makanan, menutup mulut rapat-rapat saat disuapi, atau mudah terdistraksi oleh hal-hal kecil di sekitarnya. Tak jarang, lauk favorit yang sehari sebelumnya habis dalam sekejap justru ditolak mentah-mentah sehingga hal itulah yang membuat terasa semakin membingungkan.
Kegalauan semakin bertambah ketika setiap waktu makan berubah menjadi perjuangan, penuh bujukan, rayuan, bahkan drama yang menguras emosi. Akan tetapi jangan khawatir, sebenarnya GTM tidak selalu menandakan masalah serius. Dalam banyak kasus, kondisi ini berkaitan dengan perubahan mood, fase perkembangan normal, atau pola makan yang tidak teratur.
Jika dipahami dengan benar, GTM sebenarnya bisa ditangani dengan mudah. Namun, karena gejalanya tidak selalu jelas dan berbeda pada tiap anak, orang tua sering kesulitan mengetahui akar masalahnya. Akibatnya, respons yang diberikan terkadang tidak tepat dan justru memperpanjang durasi GTM. Oleh karena itu, simak 5 kemungkinan berikut sebelum menentukan strategi yang sesuai, sehingga waktu makan bisa kembali terasa positif bagi anak maupun orang tua.
1. Anak Memang Tidak Lapar
Anak tidak selalu memiliki pola lapar yang sama setiap hari. Ada kalanya, tanpa disadari, mereka sudah mendapatkan cukup energi dari susu atau camilan yang dikonsumsi sebelumnya. Jika jarak antara waktu minum susu, makan snack, dan waktu makan utama terlalu dekat, perut anak masih terasa kenyang sehingga wajar bila ia menolak makanan. Kondisi ini biasanya terlihat dari cara mereka menolak makanan sejak pertama kali disajikan, meski tetap tampak aktif dan tidak menunjukkan tanda-tanda sedang sakit.
Cara Mengatasi
2. Picky Eating
Menurut Healthy Children (American Academy of Pediatrics), perilaku picky eating atau pilih-pilih makanan pada anak terutama usia 2 hingga 4 tahun adalah hal yang sangat umum terjadi. Pada usia ini, anak sedang ingin mandiri dan cenderung kuat mempertahankan pilihannya sendiri, termasuk saat makan. Kondisi ini sering memicu konflik kecil di meja makan dimana para orang tua merasa anak harus makan sayuran atau lauk tertentu, sementara si kecil justru bersikeras menolak. Fase ini normal, namun bisa terasa melelahkan jika tidak dipahami dengan benar.
Cara Mengatasi
3. Anak Sedang Tidak Enak Badan
Nafsu makan anak juga bisa menurun ketika tubuh sedang berusaha melawan virus atau bakteri. Saat sistem imun menurun dan muncul gangguan kesehatan, tubuh otomatis memprioritaskan energi untuk proses pemulihan, bukan untuk makan. Karena itu, anak biasanya terlihat kurang bersemangat terhadap makanan ketika sedang tidak fit.
Eka Hospital menyebutkan salah satu penyebab yang sering tidak disadari adalah masalah pencernaan. Ketika anak mengalami sembelit, perutnya terasa penuh, kembung, dan tidak nyaman sehingga wajar jika ia enggan makan. Selain sembelit, beberapa kondisi lain seperti penumpukan gas, iritasi atau peradangan pada saluran cerna, hingga intoleransi terhadap makanan tertentu dapat memicu anak melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM).
Pertumbuhan gigi juga dapat membuat anak menolak makan. Saat gigi baru tumbuh, gusi biasanya terasa nyeri dan sensitif. Rasa sakit ini membuat anak tidak nyaman mengunyah sehingga mereka cenderung memilih untuk tidak makan sama sekali. Selain itu, kondisi sakit seperti demam, pilek, batuk, atau radang tenggorokan sering menyebabkan penurunan selera makan. Tubuh yang tidak enak, hidung tersumbat, dan rasa sakit saat menelan membuat anak enggan membuka mulut.
Cara Mengatasi
4. Distraksi saat Makan (Gadget, TV, Mainan)

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
