Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 14.50 WIB

Rahasia Pertumbuhan dan Perkembangan Anak: Panduan Orang Tua yang Wajib Diketahui

Seorang anak sedang asik bermain dengan mainannya. Mainan bisa membantu perkembangan anak. - Image

Seorang anak sedang asik bermain dengan mainannya. Mainan bisa membantu perkembangan anak.


JawaPos.com - Setiap orang tua tentu ingin memastikan anak tumbuh sehat dan berkembang sesuai usianya. Proses ini tidak terjadi begitu saja, tetapi perlu evaluasi dan perhatian khusus sejak dini.

Dilansir dari laman YouTube Kata Dokter, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak harus dilakukan secara berkala. Selain itu, orang tua juga perlu memberikan stimulasi dan nutrisi yang tepat sesuai tahap usia anak.

Dengan cara ini, anak tidak hanya tumbuh sehat secara fisik, tetapi juga berkembang optimal dalam aspek motorik, kognitif, dan emosional. Maka dari itu, penting bagi orang tua memahami panduan dasar dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Panduan Penting Merawat Pertumbuhan dan Perkembangan Anak


1. Pantau Pertumbuhan Secara Teratur


Pertumbuhan anak dapat dilihat dari lingkar kepala, berat badan, panjang/tinggi badan, dan status gizi. Pada usia di bawah 1 tahun, pengukuran idealnya dilakukan setiap bulan, sedangkan di atas 1 tahun cukup setiap 3 bulan atau sesuai kebutuhan.


2. Gunakan Buku KIA sebagai Panduan


Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) menyediakan kuesioner untuk pemantauan perkembangan anak. Misalnya, pada usia 3 bulan terdapat pertanyaan mengenai kemampuan anak mengangkat kepala, tersenyum, atau mengeluarkan suara. Jika ada keterlambatan, segera konsultasikan dengan dokter.


3. Nutrisi Usia 0–6 Bulan


Pada fase ini, ASI eksklusif menjadi sumber nutrisi terbaik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Pemberian susu tambahan hanya dilakukan jika ada kondisi medis tertentu sesuai arahan tenaga kesehatan.


4. Nutrisi Usia 6 Bulan–2 Tahun (Masa MPASI)


Anak sudah memerlukan menu lengkap yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani, dan lemak. Sayur dan buah diperkenalkan secara bertahap untuk mengenalkan rasa sekaligus melatih sistem pencernaan.


5. Nutrisi Usia 2–5 Tahun (Balita)


Pada periode ini, kebutuhan serat, vitamin, dan mineral semakin tinggi. Oleh karena itu, selain protein hewani, anak harus dibiasakan mengonsumsi sayur dan buah secara rutin agar tubuh sehat dan sistem imun kuat.


6. Nutrisi Usia 6–12 Tahun (Anak Sekolah)

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore