
Kesehatan mental anak dipengaruhi oleh parenting yang tepat (Pexels/@gustavofring)
JawaPos.com - Orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Harapan agar sang buah hati memaksimalkan potensinya, seringkali membuat ayah dan ibu tidak bisa membedakan antara keinginan dengan tekanan. Perlu parenting yang tepat supaya keinginan itu tidak menjadi paksaan.
Dorongan secara berlebihan kepada si kecil juga tak baik untuk kesehatan mentalnya. Saat anak belum bisa memenuhi impian orang ayah dan bunda dia akan punya pribadi keras pada dirinya. Merasa kurang terus-menerus bukan fokus pada pencapaian yang telah dia capai.
Tekanan berlebih dapat berdampak buruk terhadap kondisi Kesehatan mental anak yang sedang bertumbuh. Dilansir dari website impossible psychological services, inilah empat cara mendukung potensi sang buah hati tanpa memberikan tuntutan.
1.Berikan Pujian
Memberi ungkapan positif dapat membuatnya lebih percaya diri. Pujian tidak hanya ketika mendapatkan pencapaian melainkan juga usahanya sebagai bentuk apresiasi.
Hal itu akan memicu pikiran bahwa apresiasi hanya ada ketika berhasil. Dukungan dalam kondisi apapun berpengaruh dalam setiap tumbuh kembangnya. Memunculkan semangat dan optimis pada tugas-tugasnya.
2. Menghargai Perasaan Anak
Sebagai orang tua, terkadang berpikir bahwa sang buah hati mempunyai cara pandang yang sama dengan ayah dan ibu. Padahal emosional dan pemikiran setiap manusia berbeda.
Menghormati perasaannya dapat membuat dia nyaman dan terbuka untuk bercerita. Menghargai emosionalnya menjadi pilihan agar percaya pada kemampuan yang dimiliki.
Terima apapun pandangannya tanpa membandingkan dengan ayah bunda. Misalnya, si kecil punya rasa takut ketika pertama kali naik sepeda, sebagai orang tua jangan membandingkan denganmu bahkan menyelepakan ketakutannya. Hal itu wajar terjadi, tetap berikan dukungan untuk si kecil agar berani mencoba.
3. Perlihatkan Contoh yang Baik
Si kecil biasanya meniru sikap ayah dan bundanya. Kamu ingin dia bisa tangguh menghadapi kegagalan. Tunjukkan perilaku tanpa merendahka diri.
Responnya saat tidak berhasil mencapai, berikan dukungan penuh bahwa dia telah berani mencoba merupakan hal yang membanggakan. Fokuskan sebagai pembelajaran agar di kemudian hari sang buah hati bisa melakukan lebih baik lagi. Perlihatkan dorongan supaya menghargai usahanya sendiri.
4. Komunikasi Terbuka
Menjaga hubungan baik dengan buah hati dapat membantu kamu mengerti pengalaman hidup yang sedang dia jalani. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan. Keterbukaan bisa dengan rutin mengajak anak berdiskusi, cerita, dan membantu menghadapi tantangan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
