Ilustrasi anak kecanduan gadget. (Freepik)
JawaPos.com - Gadget memang punya banyak kegunaan, dari sarana hiburan seperti menonton film atau bermain gim, sampai alat bantu belajar. Tapi, apa jadinya kalau anak sudah kecanduan gadget? Apa bahayanya dan bagaimana cara mengatasinya?
Mengutip dari laman Hello Sehat, pemakaian gadget yang berlebihan bisa menghambat tumbuh kembang anak, bahkan memicu berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun mental. Menurut Alodokter, anak yang kecanduan gadget bisa jadi malas bergerak dan sulit fokus di sekolah, yang akhirnya berdampak pada prestasi belajarnya.
Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kecanduan gadget seringkali diikuti gaya hidup tidak sehat. Anak jadi suka ngemil berlebihan, kurang bergerak, dan sering begadang. Gaya hidup seperti ini akan meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung di masa depan.
Mengatasi kecanduan gadget pada anak memang tidak mudah. Reaksi seperti menangis, marah, mengamuk, bahkan mogok makan atau sekolah bisa saja terjadi. Akan tetapi, kondisi ini harus segera ditangani.
Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda coba untuk mengatasi kecanduan gadget pada anak.
1. Siapkan Mainan Pengganti Gadget
Salah satu cara untuk mengalihkan perhatian anak dari gadget adalah dengan memberikan mainan yang sesuai. Pilihlah mainan yang cocok dengan usia dan kebutuhan anak. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), untuk anak usia 0-6 bulan, mainan yang berwarna cerah dan berbunyi sangat baik karena pada usia ini, kemampuan penglihatan dan pendengaran mereka mulai berkembang.
Untuk anak usia 7-12 bulan, Anda bisa memberikan boneka, bola, atau mainan mobil dari plastik yang lembut. Sementara untuk anak usia 1-2 tahun, buku cerita bergambar, crayon atau pensil warna yang aman, serta mainan hewan dari plastik bisa menjadi pilihan. Untuk anak usia 3-6 tahun, puzzle dan permainan papan seperti ular tangga, halma, atau kartu sangat cocok.
2. Bicara tentang Bahaya Gadget pada Anak
Untuk anak yang sudah berusia di atas 5 tahun, penting bagi orang tua untuk mulai berbicara tentang bahaya penggunaan gadget. Anda bisa menjelaskan dampak negatif dari terlalu banyak waktu di depan layar, seperti sakit mata, nyeri leher, obesitas, dan kesulitan berkonsentrasi.
Selain itu, penting juga untuk menjelaskan bahwa paparan radiasi dari gadget dalam waktu lama bisa berisiko. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti anak dan bicarakan tentang konten yang aman untuk mereka akses, serta potensi bahaya dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab di internet atau media sosial.
3. Ajak Anak Bermain dengan Teman Sebaya
Mengajak anak bermain dengan teman sebayanya adalah cara yang baik untuk mengurangi waktu mereka menatap layar gadget. Dengan bermain bersama teman, anak dapat mengembangkan kemampuan bersosialisasi, meningkatkan rasa percaya diri, dan belajar mengenali berbagai emosi.
Anda juga bisa mengenalkan anak pada permainan tradisional yang tidak memerlukan alat, seperti petak umpat, ular naga, benteng, dan petak jongkok. Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membantu anak belajar menghadapi tantangan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
