Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Juli 2025 | 15.22 WIB

Waspada! 3 Sikap Orang Tua Ini Bisa Mematikan Bakat Anak

ilustrasi Sikap Orang Tua Ini Bisa Mematikan Bakat Anak (freepik ) - Image

ilustrasi Sikap Orang Tua Ini Bisa Mematikan Bakat Anak (freepik )

 
JawaPos.com - Setiap anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap berbagai aktivitas di sekitarnya.
 
Rasa suka terhadap suatu aktivitas bisa menjadi petunjuk awal dari bakat yang dimiliki anak. Dilansir dari laman YouTube Ruang Edukasi, banyak orang tua justru tanpa sadar menutup potensi anak hanya karena sikap yang keliru.
 
Padahal, dukungan dari lingkungan terdekat seperti keluarga sangat menentukan tumbuhnya bakat dan minat anak. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk memahami apa saja yang tidak boleh dilakukan dalam mendidik anak agar bakatnya tidak terkubur.
 
1. Melarang Anak Melakukan Aktivitas yang Disukainya
 
Banyak orang tua tanpa sadar melarang aktivitas yang sebenarnya disukai anak, hanya karena dianggap tidak penting atau mengganggu. Contohnya saat anak kecil memegang ponsel dan menekan-nekan layarnya, lalu langsung dimarahi karena dianggap bermain tanpa izin.
 
Padahal, bisa jadi itu adalah bentuk rasa ingin tahu anak yang sedang aktif. Aktivitas seperti itu merupakan perintah otak untuk mengeksplorasi dan belajar hal baru. Jika setelah beberapa kali dilakukan aktivitas tersebut terbukti membahayakan atau berdampak negatif, barulah orang tua boleh menghentikannya secara perlahan, bukan dengan bentakan.
 
Melarang secara langsung tanpa penjelasan justru membuat anak merasa tidak dihargai. Hal ini bisa menghambat kepercayaan dirinya dan menutup peluang anak menemukan bakat sejatinya.
 
2. Menyebut Anak dengan Julukan atau Sebutan Negatif
 
Sebutan seperti "bodoh", "nakal", atau "nggak bisa apa-apa" sering kali terlontar saat orang tua kecewa terhadap nilai atau perilaku anak. Misalnya, ketika anak mendapat nilai rendah dalam ujian matematika, orang tua langsung melabeli anak dengan kata-kata menyakitkan.
 
Label negatif ini sangat berbahaya bagi perkembangan mental dan emosional anak. Anak akan merasa tidak berguna, kehilangan semangat belajar, bahkan bisa membenci proses pendidikan itu sendiri.
 
Bakat tidak akan muncul di lingkungan yang tidak suportif. Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman justru berubah menjadi “mesin pembunuh bakat” ketika komunikasi antara anak dan orang tua tidak dibangun dengan baik.
 
3. Memberikan Hukuman yang Tidak Mendidik
 
Hukuman fisik seperti mencubit, memukul, atau menampar hanya akan meninggalkan luka dan trauma. Sedangkan hukuman psikis seperti memaki, mengurung, dan membentak, membuat anak kehilangan kestabilan emosi dan kepercayaan terhadap orang tua.
 
Menurut Munif Chatib, sebagaimana disampaikan dalam Ruang Edukasi, hukuman sebaiknya diganti dengan metode pengajaran. Salah satu bentuk pengajaran efektif adalah dengan menunda sementara aktivitas yang paling anak sukai, sebagai konsekuensi atas kesalahannya.
 
Tujuan dari “hukuman” bukanlah untuk menyakiti, melainkan untuk menyadarkan. Jika dilakukan dengan cara yang tepat, anak akan lebih mudah memahami kesalahan dan belajar bertanggung jawab atas tindakannya.
 
Menjadi orang tua memang bukan perkara mudah, namun bukan berarti bisa bersikap semena-mena terhadap anak. Kita harus menjadi fasilitator terbaik dalam menemukan dan mengembangkan potensi yang dimiliki setiap anak.
 
Yakinlah bahwa setiap anak menyimpan “harta karun” berupa bakat dan keunikan masing-masing yang dititipkan oleh Allah. Tugas kita hanyalah membantu mereka menemukannya dan menciptakan kondisi terbaik agar sinarnya bisa menerangi dunia.
 
Semoga kita semua menjadi orang tua yang bijak, penuh kasih, dan mampu mengantarkan anak-anak kita menuju masa depan yang cemerlang. 
 
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore