Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Juni 2025 | 23.51 WIB

Di Balik Anak Tangguh: Ternyata Ini Sifat Orang Tua yang Membentuk Anak Tahan Mental sejak Kecil

Pola asuh tegas dan penuh cinta bantu anak tumbuh tangguh secara emosional (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Setiap orang tua tentu menginginkan anak yang tumbuh menjadi pribadi kuat dan tahan banting menghadapi tantangan hidup. Dalam istilah psikologi, ini disebut emotional resilience atau ketahanan emosional kemampuan untuk bangkit dari kegagalan, tekanan, atau trauma emosional.

Menariknya, menurut seorang pakar neurosains yang aktif di TikTok lewat akun Cover Three, rahasia anak tangguh ternyata terletak pada dua kata kunci yang mencerminkan gaya pengasuhan orang tua mereka yaitu tegas dan baik hati.

Dalam video viralnya, pakar tersebut menyatakan bahwa anak-anak paling tangguh secara emosional berasal dari orang tua yang mampu menyeimbangkan ketegasan dan kebaikan.

"Kalau orang tua hanya tegas tanpa kebaikan, otak anak akan merasa terancam seperti alarm asap yang terus berbunyi," jelasnya.

"Sebaliknya, jika orang tua hanya baik tanpa ketegasan, anak tidak belajar batasan. Otaknya seperti GPS tanpa tujuan," tambahnya.

Namun ketika keduanya digabungkan ketegasan yang penuh kasih anak-anak belajar bahwa mereka aman dan memiliki batasan yang jelas. Ini adalah fondasi penting dalam membangun ketahanan emosional jangka panjang.

Pakar ini mengibaratkan pola asuh seperti pelatih terbaik dalam hidup kita. Pelatih yang baik tidak hanya menunjuk kesalahan, tapi juga memberi arahan dengan empati.

Begitu pula dalam pengasuhan. Daripada marah saat anak berperilaku buruk, orang tua bisa menyampaikan batasan dengan lembut.

"Kita tidak boleh memukul. Mama atau Papa akan bantu kamu saat kamu merasa kesal," contohnya.

Pendekatan ini tidak hanya membantu anak mengatur emosinya, tetapi juga menyampaikan bahwa cinta dan disiplin bisa berjalan beriringan.

Penting untuk disadari bahwa ketahanan emosional tidak terjadi dalam semalam. Ia tumbuh dari pola asuh konsisten dan penuh perhatian sejak kecil. Namun, jika kamu merasa tidak mendapatkan pola asuh tegas dan baik hati tersebut, bukan berarti sudah terlambat.

Dilansir dari Your Tango, menurut American Psychological Association (APA), ada empat komponen utama untuk membangun ketahanan emosional, yaitu:

  • Koneksi, bangun hubungan yang mendukung.
  • Kesejahteraan, jaga kesehatan fisik dan mental.
  • Pola pikir sehat, latih cara berpikir positif dan realistis.
  • Makna hidup, temukan tujuan dan arah yang memberi motivasi.

Kebiasaan ini bisa dibentuk kapan saja, bahkan di usia dewasa, dan akan membawa dampak jangka panjang bagi kesehatan mental dan kebahagiaan hidup.

Jika orang tuamu bisa digambarkan sebagai pribadi yang baik dan tegas, besar kemungkinan kamu telah memiliki modal ketahanan emosional yang luar biasa bahkan mungkin tanpa kamu sadari.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore